kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.735   -124,36   -1,81%
  • KOMPAS100 896   -19,90   -2,17%
  • LQ45 659   -11,15   -1,66%
  • ISSI 244   -4,20   -1,70%
  • IDX30 372   -4,71   -1,25%
  • IDXHIDIV20 456   -5,92   -1,28%
  • IDX80 102   -1,89   -1,82%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,19   -0,99%

Jokowi tidak konsisten janji bubarkan Petral


Sabtu, 15 November 2014 / 16:36 WIB
ILUSTRASI. 4 Bahan Natural Ampuh Mencerahkan Kulit pada Produk Skincare


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tim transisi menjelaskan beberapa hal kebijakan terkait sektor energi seperti harga BBM dan pembubaran PT Petral yang basisnya di Singapura akan dipindah ke Jakarta. Selain itu Tim Transisi berjanji pemerintah akan mengurus kontrak migas dan diberikan ke Pertamina.

Pakar dari Seknas Jokowi Bonnie Setiawan menilai banyak janji presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak terealisasikan. Bonnie memberi contoh janji presiden Jokowi sebelum dilantik akan membubarkan anak usaha PT Pertamina, PT Petral yang saat ini tidak dilaksanakan.

"Jokowi harus konsisten dengan janji sebelumnya," ujar Bonnie di kantor Seknas Jokowi, Sabtu (15/11/2014).

Bonnie juga heran dengan sikap Menteri ESDM Sudirman Said yang mengatakan kantor Petral tidak dibubarkan. Selain itu Sudirman juga memaparkan bahwa kontrak yang mau habis tidak diberikan Pertamina,

"Satgas mafia migas juga tidak ada kabarnya," ungkap Bonnie.

Karena hal tersebut Seknas Jokowi bertugas mengawal program kerja dan janji Jokowi pasca dilantik jadi presiden. Bonnie menilai apapun nama program kerjanya, namun masyarakat butuh Jokowi melaksanakan janjinya.

"Disebut sebagai nawacita kemandirian energi, supaya janji Jokowi jelas," kata Bonnie. (Muhammad Zulfikar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×