kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Jokowi tak ingin menteri ulang kesalahan masa lalu


Senin, 16 Mei 2016 / 08:42 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo tidak ingin para menterinya mengulangi kesalahan masa lalu dan lamban bekerja. Dia ingin menterinya bisa cepat dalam menjalankan semua perintahnya.

Jokowi mengatakan tidak mau lagi mendengar menterinya membuat perencanaan, tapi kemudian tidak diputuskan. "Maka itu saya selali beri target menteri untuk selesaikan," kata Jokowi saat menjelaskan strategi pembangunan kepada masyarakat Indonesia di Korea Selatan Minggu (15/5).

Tidak hanya memberi target, Jokowi mengatakan, dia juga akan selalu mengecek pelaksanaan target yang diberikan kepada menterinya."Kalau saya ke sana, ke sini jangan heran, itu saya kontrol pekerjaan, ada tidak masalahnya. Kalau saya cek lagi, cek lagi belum ada apa- apa ya mesti dicopot," katanya

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo bertolak menuju Seoul, Korea Selatan, Minggu (15/5) sekitar pukul 9.00 WITA.

Dari Bali, Presiden dan rombongan menumpang pesawat kepresidenan Indonesia Satu menuju Korsel.

Dalam kunjungan ini, seperti dikutip Antara, Presiden didampingi sejumlah menteri bidang ekonomi, yaitu Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Selain itu, Kepala Staf Presiden Teten Masduki serta Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP juga ikut dalam rombongan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×