kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Jokowi sampaikan duka cita atas 2 petugas pajak


Rabu, 13 April 2016 / 11:44 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan duka cita atas tewasnya dua orang petugas pajak Kantor Perwakilan Pajak, Sibolga, Sumatera Utara.

Ucapan duka cita tersebut disampaikan Presiden melalui akun Twitter resminya. 

"Kita berduka atas terbunuhnya dua petugas pajak KPP Sibolga yang tengah jalankan tugas negara," tulis Jokowi.

Di akhir kalimatnya, Jokowi juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas tewasnya kedua petugas pajak tersebut.

"Usut tuntas dan hukum pelakunya," tulis Jokowi. 

Pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyebut, juru sita pajak negara bernama Parada Toga Fransriano S dan anggota Satuan Pengamanan Soza Nolo Lase, tewas setelah ditikam wajib pajak bernama Agusman Lase.

Agusman seorang pengusaha jual beli getah karet di Desa Hilihao, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Penikaman tersebut akibat Agusman tidak terima ditagih hingga miliaran rupiah.

Setelah melakukan penikaman, AL menyerahkan diri kepada Kepolisian Resor Gunungsitoli. Peristiwa ini masih dalam penelusuran DJP dan sedang dalam penyelidikan pihak berwajib.

Dalam organisasi DJP, juru sita memiliki tugas dan fungsi yang strategis, yaitu melakukan penagihan atas tunggakan pajak dalam rangka mengamankan penerimaan negara. Namun jabatan ini memiliki risiko yang tinggi.

Dalam menjalankan tugas, seorang juru sita sering menerima ancaman atau intimidasi dari pihak-pihak yang tidak kooperatif. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×