kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Jokowi: Rencana kerja menteri di 2016 harus jelas


Kamis, 14 Mei 2015 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Konsumen belanja melalui marketplace atau situs belanja online/daring di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada segenap pembantunya membuat rencana kerja pemerintah 2015 yang jelas. Dia juga memerintahkan kepada para menteri untuk tidak membuat terlalu banyak program kerja pada tahun 2016.

Menteri Koordinator Perekonomian Sofjan Djalil mengatakan, permintaan tersebut disampaikan Jokowi saat Sidang Kabinet Paripurna Rabu (13/3) malam. "Selain itu, para menteri juga diminta melihat kembali rencana kerja mereka," katanya di Istana Negara, Rabu (13/5).

Sayang Sofjan tidak merinci kementerian mana daja yang diperintahkan untuk memperjelas dan meneliti rencana kerja mereka tersebut.

Pemerintah saat ini tengah menyusun rencana kerja mereka untuk tahun 2016 nanti. Sofjan mengatakan, secara garis besar rencana kerja pemerintah pada tahun 2016 nanti akan berisi beberapa priorotas, seperti, percepatan pembangunan infrastruktur, kedaulatan pangan dan maritim.

Selain itu, rencana kerja tersebut juga akan berisi prioritas kerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. "Semua berisi janji pak Presiden waktu kampanye," katanya. Sofjan mengatakan, rencananya rencana kerja pemerintah 2016 nanti akan mulai segera didiskusikan dengan DPR pada 20 Mei mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×