kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Jokowi perintahkan agar pengedar narkoba didor


Jumat, 21 Juli 2017 / 22:00 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersuara lantang kepada para pengedar narkotika dan obat- obatan terlarang. Dia telah memerintahkan polisi dan Badan Nasional Narkotika (BNN) bertindak tegas.

Jokowi mengatakan, bila perlu, pengedar tersebut ditembak saja. "Tegaskan saja, terutama pengedar asing, sedikit melawan, langsung ditembak saja, jangan diberi ampun," katanya dalam pernyataannya, Jumat (21/7).

Jokowi mengatakan, ketegasan kepada para pengedar narkoba tersebut diperlukan. Menurutnya, peredaran narkoba saat ini sudah mengkhawatirkan.

"Kita dalam kondisi darurat dalam kaitannya dengan narkoba ini," katanya.

Asal tahu saja, polisi menggagalkan penyelundupan sabu seberat satu ton saat masuk melalui Dermaga eks Hotel Mandalika di Jalan Anyer Raya, Serang, Banten, Kamis (15/7).

Sabu tersebut dikemas dalam 51 kotak teh cina dan dimasukkan ke dalam karung. Sindikat dari Taiwan ini berjumlah sembilan orang, satu di antaranya meninggal karena melawan saat ditangkap petugas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×