kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Jokowi perintahkan agar pengedar narkoba didor


Jumat, 21 Juli 2017 / 22:00 WIB
Jokowi perintahkan agar pengedar narkoba didor


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersuara lantang kepada para pengedar narkotika dan obat- obatan terlarang. Dia telah memerintahkan polisi dan Badan Nasional Narkotika (BNN) bertindak tegas.

Jokowi mengatakan, bila perlu, pengedar tersebut ditembak saja. "Tegaskan saja, terutama pengedar asing, sedikit melawan, langsung ditembak saja, jangan diberi ampun," katanya dalam pernyataannya, Jumat (21/7).

Jokowi mengatakan, ketegasan kepada para pengedar narkoba tersebut diperlukan. Menurutnya, peredaran narkoba saat ini sudah mengkhawatirkan.

"Kita dalam kondisi darurat dalam kaitannya dengan narkoba ini," katanya.

Asal tahu saja, polisi menggagalkan penyelundupan sabu seberat satu ton saat masuk melalui Dermaga eks Hotel Mandalika di Jalan Anyer Raya, Serang, Banten, Kamis (15/7).

Sabu tersebut dikemas dalam 51 kotak teh cina dan dimasukkan ke dalam karung. Sindikat dari Taiwan ini berjumlah sembilan orang, satu di antaranya meninggal karena melawan saat ditangkap petugas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×