kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Presiden Jokowi: Jangan nyinyir!


Kamis, 20 Juli 2017 / 19:42 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta semua pihak di negara ini untuk selalu optimistis melihat ke depan Indonesia akan menjadi lebih baik. Oleh sebab itulah, dia meminta semua pihak untuk berhenti dalam meragukan perbaikan kondisi bangsa. 

Permintaan tersebut dia sampaikan saat Penutupan Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-12 di Malang, Kamis (20/7). "Jangan muncul kan nyinyir, pesimisme kepercayaan sudah jelas terlihat di survey," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers,Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (20/7).

Indonesia berdasarkan laporan rangkuman berbagai indikator pencapaian sektor publik dari negara yang tergabung dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) atau Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi menduduki peringkat pertama dalam hal kepercayaan dan keyakinan terhadap pemerintah. 

Sri Mulyani, Menteri Keuangan mengatakan, tingginya tingkat kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat menganggap pemerintahan mereka dapat diandalkan, cepat, adil dan mampu melindungi masyarakat dari risiko.

Selain itu, masyarakat juga semakin percaya, pemerintah berikan pelayanan publik yang semakin efektif. Jokowi mengatakan, momentum terus harus dimanfaatkan sebaik- baiknya untuk memperbaiki kondisi bangsa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×