kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi: Sistem masih efektif berantas korupsi


Kamis, 20 Juli 2017 / 18:55 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menilai, upaya perbaikan sistem pemerintahan, belanja barang dan jasa pemerintah serta penegakan hukum terhadap para koruptor saat ini masih efektif dalam berantas korupsi.

Oleh karena itu, pemerintah tidak akan berhenti. Untuk perbaikan sistem misalnya, pemerintah akan terus mencari terobosan dan inovasi agar celah korupsi bisa ditutup.

"Poinnya, supaya jangan ada pejabat yang lompati pagar yang sudah ditentukan sistem," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (20/7).

Sementara itu yang berkaitan dengan penegakan hukum, Jokowi berharap berani, tegas, jeli dalam memilah kasus yang murni dilakukan dengan tujuan korupsi dengan yang hanya kebijakan.

Langkah tersebut penting agar ketakutan kepala daerah yang selama ini bimbang dalam mengambil keputusan karena takut dituduh korupsi bisa hilang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×