kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Jokowi: Sistem masih efektif berantas korupsi


Kamis, 20 Juli 2017 / 18:55 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menilai, upaya perbaikan sistem pemerintahan, belanja barang dan jasa pemerintah serta penegakan hukum terhadap para koruptor saat ini masih efektif dalam berantas korupsi.

Oleh karena itu, pemerintah tidak akan berhenti. Untuk perbaikan sistem misalnya, pemerintah akan terus mencari terobosan dan inovasi agar celah korupsi bisa ditutup.

"Poinnya, supaya jangan ada pejabat yang lompati pagar yang sudah ditentukan sistem," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (20/7).

Sementara itu yang berkaitan dengan penegakan hukum, Jokowi berharap berani, tegas, jeli dalam memilah kasus yang murni dilakukan dengan tujuan korupsi dengan yang hanya kebijakan.

Langkah tersebut penting agar ketakutan kepala daerah yang selama ini bimbang dalam mengambil keputusan karena takut dituduh korupsi bisa hilang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×