kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Jokowi: Pakai seragam? Seperti anak TK saja...


Selasa, 27 Mei 2014 / 15:59 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan penyedia cloud, PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery pasang harga IPO di level Rp 120 per saham


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla menghadiri rapat kerja nasional Partai Nasional Demokrat, Selasa (27/5) pagi, dengan pakaian yang tak seragam. Padahal, salah satu agenda rapat adalah deklarasi dukungan untuk pemenangan pasangan tersebut.

"Kayak anak TK, anak SD, saja kalau seragam," ujar Jokowi ketika ditanya soal pilihan pakaian tersebut, di Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/5) pagi, sebelum bertolak ke lokasi rapat. Dia hanya tersenyum ketika muncul pertanyaan, apakah pernyataannya itu merupakan sindiran untuk pasangan yang menjadi kompetitornya di Pemilu Presiden 2014.

Pakaian sampai pemilu presiden

Pagi itu, Jokowi dan Kalla duduk berdampingan ketika menjawab sejumlah pertanyaan wartawan. Jokowi mengatakan, pilihan pakaian mereka sekarang sudah final.

Menurut dia, Jokowi akan selalu mengenakan kemeja kotak-kotak sebagaimana masa kampanye dia untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta. Adapun Kalla akan memakai kemeja putih lengan panjang.

Jokowi mengatakan, kostum tak seragam ini akan terus mereka pakai hingga hari pemungutan suara pada Pemilu Presiden 2014. Menurut dia, pilihan kostum ini merupakan cermin dari keanekaragaman Indonesia.

"Bhinneka Tunggal Ika itu apa? Nah, itu maksud kami. Enggak perlu kita harus seragam. Di sini kotak-kotak, di sana putih," papar dia.

Perbedaan kostum, lanjut Jokowi, juga menyimpan makna pasangan ini akan saling melengkapi. Dia dengan karakter dinamis, pekerja keras, dan kaum muda, kata Jokowi, akan saling melengkapi dengan Kalla yang dia gambarkan berkarakter matang dalam kepemimpinan serta memiliki pengalaman di pemerintah. "Tapi tetap sinergis."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×