kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Jokowi optimistis tahun 2021 menjadi masa kebangkitan Indonesia


Kamis, 25 Februari 2021 / 13:29 WIB
Jokowi optimistis tahun 2021 menjadi masa kebangkitan Indonesia
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo .


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut tahun 2021 akan menjadi kebangkitan Indonesia. Hal itu ia sampaikan mengingat kondisi krisis yang terjadi akibat pandemi virus corona (Covid-19) pada tahun 2020 lalu. Kondisi tersebut menekan perekonomian Indonesia.

"Sekarang ini tahun 2021 adalah masa recovery, masa kebangkitan yang harus kita sambut dengan optimisme antusias dan kerja keras penuh keberanian," ujar Jokowi dalam CNBC Outlook, Kamis (25/2).

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi dapat mencapai hasil positif di tahun ini. Lembaga keuangan dunia disebut Jokowi memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 sekitar 4% hingga 5%. Meski begitu terdapat hal yang perlu dilakukan oleh Indonesia untuk mencapai hal tersebut. Salag satunya adalah fokus dalam penanganan kesehatan dan mengembangkan ekonomi yang berkualitas.

Penanganan pandemi menjadi kunci dalam pemulihan ekonomi. Pemerintah fokus dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Baca Juga: Ma'ruf Amin sebut pemerintah tengah godok aturan vaksinasi Covid-19 mandiri

Selain itu upaya pengetesan, pelacakan kontak erat, dan perawatan juga akan ditingkatkan. Upaya yang juga tak kalah penting disampaikan Jokowi adalah vaksinasi yang mulai dilakukan. "Kecepatan dalam penanganan krisis kesehatan ini juga selaras dengan kecepatan penanganan pemulihan ekonomi nasional kita," terang Jokowi.

Pada tahun 2021 pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 327 triliun untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional. Stimulus dari sektor permintaan disampaikan Jokowi telah diberikan oleh pemerintah.

Namun, peran pelaku usaha tak kalah penting guna membuka lapangan pekerjaan secara berkelanjutan. Oleh karena itu upaya menghidupkan ekonomi juga akan didorong dari sektor pelaku usaha. "Dalam rangka mendorong pergerakan perekonomian di sektor swasta kredit perbankan harus tetap dikucurkan dengan penuh kehati-hatian dan tetap menjaga kesehatan bank," jelasnya.

Selanjutnya: Jokowi meninjau vaksinasi untuk wartawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×