kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Jokowi minta publik beri kesempatan staf khusus tunjukkan kinerja


Senin, 02 Desember 2019 / 20:01 WIB
Jokowi minta publik beri kesempatan staf khusus tunjukkan kinerja
ILUSTRASI. Staf khusus Presiden Joko Widodo yang baru dari kalangan milenial, CEO dan Founder Creativepreneur, Putri Indahsari Tanjung saat diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta kepada publik untuk memberikan dukungan, waktu, dan ruang bagi para staf khusus milinial untuk berproses dan menunjukkan kapabilitasnya. Jokowi optimistis bahwa ketujuh staf khusus yang berasal dari kalangan milenial tersebut nantinya akan dapat menelurkan gagasan dan inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Berikan ruang yang selebar-lebarnya pada anak-anak kita ini untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang baik, untuk berinterasi dengan masyarakat, untuk melihat negara ini lebih luas dan betapa beragamnya sehingga mereka nanti akan terinspirasi dan muncul ide serta gagasan inovasi yang baik," ujar Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan, Senin (2/12).

Baca Juga: Jokowi sebut pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung pekerjaan ASN

Ia berharap, para staf khususnya dapat memberikan masukan-masukan segar terhadap program dan kebijakan pemerintah. Jokowi mengaku sudah memulai memberi penugasan bagi para staf khususnya untuk turut mengonsepkan implementasi pelaksanaan program kartu prakerja yang akan segera diluncurkan pemerintah.

"Kemarin sudah saya sampaikan ke mereka coba kartu prakerja nanti dikonsep untuk dilaksanakan seperti apa agar gampang dikontrol dan mudah dilaksanakan," ucap dia.

Selain itu, Jokowi juga mulai mengikutsertakan beberapa staf khusus nya untuk turun langsung ke lapangan seperti halnya saat kunjungan kerja Presiden ke Subang, Jawa Barat, baru-baru ini. Dalam kunjungannya itu, Kepala Negara mengikutsertakan Putri Indahsari Tanjung dan Andi Taufan Garuda Putra untuk turut menyaksikan implementasi beberapa program pemerintah, salah satunya program Mekaar binaan Permodalan Nasional Madani (PNM).

Baca Juga: Ma’ruf Amin: Minimnya sanitasi dan air bersih jadi pemicu masalah kesehatan

"Yang berkaitan dengan nasabah-nasabah Mekaar yang produknya macam-macam sekali, saya tugaskan ke mereka (staf khusus) bagaimana itu kemasannya bisa diperbaiki, labelling diperbaiki, merek diperbaiki, kemudian dibuatkan marketplace yang baik," ungkap dia.

Ketujuh staf khusus yang baru saja diperkenalkan beberapa waktu lalu tersebut juga diminta untuk membantu meningkatkan sistem pendidikan di Indonesia. Mereka diharapkan dapat memberikan pemikiran di luar kotak sekaligus merumuskan inovasi pada sistem pendidikan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi hingga ke daerah pelosok di Indonesia.

"Kadang-kadang apa yang kita pikirkan dengan yang dipikirkan oleh staf khusus kita yang muda-muda ini sangat berbeda sekali. Tetapi dengan luas wilayah kita yang begitu besar, dengan memakai inovasi teknologi ini akan mempermudah," kata dia.

"Saya kira nanti akan muncul inovasi-inovasi yang sangat bagus dari staf khusus-staf khusus saya. Karena menurut saya mereka ini bukan orang biasa," tutur Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi pastikan dewan pengawas KPK akan diisi figur terbaik




TERBARU

×