kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Jokowi minta holding BUMN dipercepat


Rabu, 30 Maret 2016 / 15:02 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin pembentukan holding atau penggabungan BUMN dikebut. Untuk tahun ini, pemerintahannya menargetkan bisa membentuk enam sektor holding BUMN.

Keenam sektor holding BUMN tersebut adalah; BUMN sektor pertambangan, energi, jalan tol. Perumahan, perbankan dan konstruksi. "Dan saya tidak hanya berhenti di enam itu,  BUMN semua mau kita holding-kan semua," katanya di Jakarta Rabu (30/3).

Jokowi mengatakan, pembentukan holding memberikan banyak manfaat. Salah satunya, bagi peningkatan akses permodalan. "Untuk investasi, untuk modal menjadi lebih mudah," katanya.

Pramono Anung, Sekretaris Kabinet mengatakan beberapa waktu lalu, pembentukan holding juga untuk mendorong BUMN profesional dalam jalankan bisnisnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×