kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jokowi minta holding BUMN dipercepat


Rabu, 30 Maret 2016 / 15:02 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin pembentukan holding atau penggabungan BUMN dikebut. Untuk tahun ini, pemerintahannya menargetkan bisa membentuk enam sektor holding BUMN.

Keenam sektor holding BUMN tersebut adalah; BUMN sektor pertambangan, energi, jalan tol. Perumahan, perbankan dan konstruksi. "Dan saya tidak hanya berhenti di enam itu,  BUMN semua mau kita holding-kan semua," katanya di Jakarta Rabu (30/3).

Jokowi mengatakan, pembentukan holding memberikan banyak manfaat. Salah satunya, bagi peningkatan akses permodalan. "Untuk investasi, untuk modal menjadi lebih mudah," katanya.

Pramono Anung, Sekretaris Kabinet mengatakan beberapa waktu lalu, pembentukan holding juga untuk mendorong BUMN profesional dalam jalankan bisnisnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×