kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jokowi mendapat dukungan Serikat Petani Indonesia


Kamis, 01 Mei 2014 / 13:15 WIB
Jokowi mendapat dukungan Serikat Petani Indonesia
ILUSTRASI. Warga berbaris untuk mengikuti tes Covid-19 di Beijing, China, Kamis (7/4/2022). REUTERS/Tingshu Wang


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Serikat Petani Indonesia (SPI) menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo untuk maju dalam Pilpres 2014. Dukungan itu disampaikan langsung oleh Majelis SPI Mugi Ramanu di kantor SPI Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (1/5).

"Kami sepakat mendukung pencapresan Jokowi, dan kami akan membentuk tim pemenangan dari basis sampai tingkat nasional," kata Mugi, dalam konferensi persnya yang disambut dengan tepuk tangan para petani yang memenuhi ruangan tersebut.

Pada kesempatan itu, Marsinem (54), salah seorang petani asal Aceh, mengungkapkan masalah yang dihadapi petani Aceh. Menurutnya, petani di Serambi Mekah tidak mengelola tanahnya sendiri. Ia berharap, jika kelak menjadi presiden, maka Jokowi dapat bekerja sama dengan para petani untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Dampaknya bagi petani perempuan itu sangat besar Pak Jokowi. Semoga jika nanti menjadi presiden, dapat menyelesaikan permasalahan kami," kata Marsinem.

Sebastian Alam, salah seorang petani lainnya yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), meyakini bahwa tongkat kepemimpinan selanjutnya dapat dipegang oleh Jokowi. Bahkan, kata dia, Jokowi mampu menyelamatkan petani NTT dari penderitaan secara ekonomi jika menjadi presiden.

Dia juga menyatakan SPI cabang NTT siap mendukung sepenuhnya pencapresan Jokowi pada Pilpres 2014. Ia berharap, ketika menjadi presiden, Jokowi tidak hanya membuat kebijakan melalui undang-undang, tetapi juga harus dapat merealisasikan UU yang pro kepada petani.

"Pada tahun kemarin, wilayah kelola kami dipersempit oleh pemerintah. Sampai terjadi keributan berdarah untuk merebut kembali wilayah pertanian kami. Mudah-mudahan Pak Jokowi jangan hanya bisa menerbitkan UU tapi juga merealisasikan UU," kata Sebastian.

Hingga pukul 11.30 WIB, kegiatan diskusi antara Jokowi dan para petani SPI masih berlangsung. (Kurnia Sari Aziza)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×