kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.102   22,00   0,12%
  • IDX 5.423   35,52   0,66%
  • KOMPAS100 701   4,12   0,59%
  • LQ45 546   1,25   0,23%
  • ISSI 186   2,63   1,44%
  • IDX30 305   -0,26   -0,08%
  • IDXHIDIV20 401   1,82   0,46%
  • IDX80 81   0,34   0,43%
  • IDXV30 112   1,25   1,13%
  • IDXQ30 101   0,12   0,12%

SPI: Asuransi pertanian bukan prioritas petani


Selasa, 29 April 2014 / 19:28 WIB
ILUSTRASI. Periksa Kurs Dollar-Rupiah Bank Mandiri Hari Ini, Selasa 6 Desember 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/05/10/2022.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah memastikan bahwa pada tahun 2015 nanti program asuransi pertanian bagi seluruh petani di Indonesia akan dijalankan. Program ini dilaksanakan untuk menjalankan amanat UU No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Meskipun telah diperintahkan oleh uu dan akan dilaksanakan tahun 2015 nanti, program asuransi pertanian ini ditanggapi dingin oleh Serikat Petani Indonesia (SPI).

Ketua Umum SPI, Henry Saragih ragu bahwa asuransi pertanian tersebut nantinya akan memberikan manfaat bagi petani. "Administrasinya juga tidak gampang bagi petani kecil," kata Henry Selasa (29/4).

Henry mengatakan, kalau pemerintah memperhatikan nasib petani, harusnya mereka memberikan perhatian kepada distribusi lahan pertanian ke petani.

Selain itu, dia juga meminta pemerintah untuk memfokuskan diri pada pembenahan infrastruktur pertanian, khususnya irigasi yang saat ini rusak parah.

"Itu yang lebih prioritas bukan asuransi pertanian," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×