kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

SPI: Asuransi pertanian bukan prioritas petani


Selasa, 29 April 2014 / 19:28 WIB
ILUSTRASI. Periksa Kurs Dollar-Rupiah Bank Mandiri Hari Ini, Selasa 6 Desember 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/05/10/2022.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah memastikan bahwa pada tahun 2015 nanti program asuransi pertanian bagi seluruh petani di Indonesia akan dijalankan. Program ini dilaksanakan untuk menjalankan amanat UU No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Meskipun telah diperintahkan oleh uu dan akan dilaksanakan tahun 2015 nanti, program asuransi pertanian ini ditanggapi dingin oleh Serikat Petani Indonesia (SPI).

Ketua Umum SPI, Henry Saragih ragu bahwa asuransi pertanian tersebut nantinya akan memberikan manfaat bagi petani. "Administrasinya juga tidak gampang bagi petani kecil," kata Henry Selasa (29/4).

Henry mengatakan, kalau pemerintah memperhatikan nasib petani, harusnya mereka memberikan perhatian kepada distribusi lahan pertanian ke petani.

Selain itu, dia juga meminta pemerintah untuk memfokuskan diri pada pembenahan infrastruktur pertanian, khususnya irigasi yang saat ini rusak parah.

"Itu yang lebih prioritas bukan asuransi pertanian," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×