kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Jokowi-KPK bahas penyelamatan hasil SDA


Senin, 16 Maret 2015 / 11:33 WIB
Jokowi-KPK bahas penyelamatan hasil SDA
ILUSTRASI. OJK menyebut fintech lending boleh menggunakan jasa pihak lain atau debt collector.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sejumlah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang terdiri dari Ketua KPK Sementara Taufiequrrahman Ruki, serta dua wakil ketua Zulkarnain dan Johan Budi pagi ini menemui presiden Joko Widodo (Jokowi). Tujuan kedatangan mereka untuk membicarakakan pencegahan korupsi di bidang sumber daya alam.

Menurut Zulkarnain, pihaknya memang telah mengkaji soal upaya pencegahan korupsi di SDA. "Ini untuk penyelamatan SDA dengan perbaikan tata kelola di sisi administrasi pemerintahan," ujar Zulkarnain, senin (16/3) di Istana Negara, Jakarta.

Padahal, sektor SDA memiliki potensi penerimaan negara yang tinggi. Mulai dari potensi penerimaan dari kehutanan, perkebunan maupun kelautan.

Sementara Johan Budi menambahkan, pihaknya akan mengedepankan upaya pencegahan dibandingkan penindakan. Untuk itu tindak lanjut dari perbaikab sistem tata kelola ini adalah akan ditandatanganinya perjanjian kerjasama antar Kementerian/Lembaga (K/L).

Hadir juga dalam pertemuan tersebut menteri koordinator bidang Maritim Indroyono Soesili. Industri kemaritiman, memang akan menjadi ujung tombak pembangunan Indonesia di era Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×