kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jokowi: Kapolri jangan buat hal yang kontroversial


Jumat, 01 Mei 2015 / 15:48 WIB
Jokowi: Kapolri jangan buat hal yang kontroversial
ILUSTRASI. 6 Bahaya Tidur dengan Kipas Angin Menyala Semalaman, Coba Kurangi dari Sekarang.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

SOLO. Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa ia telah memerintahkan Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti agar Polri tak melakukan langkah-langkah yang bisa menimbulkan kontroversi di masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Jokowi menanggapi penangkapan penyidik KPK, Novel Baswedan.

"Sudah saya perintahkan juga kepada Kapolri untuk tidak lagi membuat hal-hal kontroversi di masyarakat mau pun sikap ketidaksinergian antara KPK dan Polri. Mereka harus bekerja bersama-sama, Polri, KPK, Kejaksaan, semuanya, dalam pemberantasan korupsi," kata Jokowi, seusai menunaikan shalat Jumat di Masjid Kotabarat, hari Jumat (1/5/2015).

Sebelumnya, Jokowi mengaku telah memerintahkan Kapolri untuk segera melepaskan Novel dan meminta KPK dan Polri bersinergi. 

"Terkait Novel, sudah saya perintahkan kepada Kapolri, pertama untuk tidak ditahan, kedua, proses hukum harus dilakuakn secara transparan dan adil, lalu ketiga, saya perintahkan KPK dan Polri bisa selalu bersinergi," kata Jokowi. 

Novel Baswedan ditangkap anggota Bareskrim Mabes Polri terkait kasus penganiayaan hingga tewas terhadap tersangka pencurian burung pada tahun 2004. Saat itu ,Novel menjabat sebagai Kasatreskrim Polda Bengkulu. Novel di tangkap di rumahnya di Kawasan Kelapa Gading pada Jumat dini hari tadi. Saat ini, ia ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. (Kontributor Surakarta, M Wismabrata)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×