kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.037   54,00   0,30%
  • IDX 6.184   -12,06   -0,19%
  • KOMPAS100 808   -3,35   -0,41%
  • LQ45 613   -1,80   -0,29%
  • ISSI 214   -0,39   -0,18%
  • IDX30 345   -0,99   -0,29%
  • IDXHIDIV20 427   -1,47   -0,34%
  • IDX80 92   -0,37   -0,40%
  • IDXV30 116   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 110   -0,58   -0,52%

Jokowi ingin pelaku usaha mikro dan kecil cukup registrasi saja saat buka usaha


Rabu, 12 Februari 2020 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Produksi kerupuk di Depok, Minggu (19/1). Pemerintah akan menggratiskan sertifikasi halal pelaku UMKM beromzet di bawah Rp1 miliar.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengusulkan agar usaha mikro dan kecil cukup melakukan registrasi saat akan memulai usaha. Hal itu untuk memudahkan sektor usaha mikro dan kecil.

Harapannya, dengan kebijakan ini, nantinya usaha mikro dan kecil di Indonesia bisa berkembang ke depan.

Baca Juga: Kejar peringkat 40 EODB, Jokowi minta perhatian bagi 6 komponen ini

"Dalam penyederhanaan maupun mungkin tidak usah izin tetapi hanya registrasi biasa," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (12/2).

Jokowi meminta agar kemudahan berusaha (ease of doing business/EODB) tidak hanya ditujukan bagi usaha menengah dan besar. Tetapi usaha mikro dan kecil harus menjadi perhatian.

Baca Juga: Omnibus Law Perpajakan atur rasionalisasi pajak daerah dan evaluasi perda




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×