kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Jokowi ingin ASEAN dan Korsel berkolaborasi kembangkan industri kreatif


Senin, 25 November 2019 / 15:29 WIB
Jokowi ingin ASEAN dan Korsel berkolaborasi kembangkan industri kreatif
Presiden Jokowi bertemu para peneliti dan ilmuwan Indonesia yang berada di Korea Selatan


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa ASEAN dan Korea Selatan memiliki potensi besar dalam mengembangkan industri kreatif. Karena itu, presiden berharap ada kolaborasi ASEAN dan Korsel dalam mengembangkan industri kreatif. 

Hal itu ia sampaikan dalam forum ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit. Industri kreatif dinilai memberi sumbangan besar bagi perekonomian Korea.

Baca Juga: Jokowi mengajak para CEO Korsel untuk bekerja sama membangun ibu kota baru Indonesia

"Ekspor industri kreatif ROK menyumbang US$ 5,79 miliar ke perekonomian nasionalnya," ujar Jokowi dalam siaran pers, Senin (25/11). 

Angka tersebut membuat Korea menempati posisi teratas dalam Bloomberg Innovation Index pada tahun 2014-2017 di sektor industri kreatif.

Industri kreatif harus didorong dalam perekonomian ke depan. Termasuk bagi ASEAN dengan jumlah penduduk yang besar dapat menjadi aset bagi industri kreatif.

"ASEAN dengan lebih dari 647 juta penduduk merupakan aset bagi pengembangan industri kreatif," terang Jokowi. 

Baca Juga: Kepala BKPM akan temani Jokowi bertemu para korporat kakap Korea Selatan




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×