kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Jokowi ingatkan bahaya mendahulukan ekonomi ketimbang kesehatan


Selasa, 08 September 2020 / 05:49 WIB
Jokowi ingatkan bahaya mendahulukan ekonomi ketimbang kesehatan
ILUSTRASI. Jokowi ingatkan bahaya mendahulukan ekonomi ketimbang kesehatan.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan agar jajarannya fokus pada penanganan kesehatan virus corona (Covid-19).

Jokowi menegaskan, berbahaya jika aspek pemulihan ekonomi yang didahulukan. Krisis ekonomi yang terjadi akibat pandemi Covid-19 dinilai akan membaik bila masalah kesehatan bisa diatasi.

"Masalah kesehatan ini harus betul-betul tertangani dengan baik. Karena memang kita ingin secepat-cepatnya restart di bidang ekonomi," ujar Jokowi saat memberi pengantar dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (7/9).

Penentuan waktu untuk kembali menggenjot ekonomi dinilai penting. Jangan sampai kegiatan ekonomi kembali berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang belum teratasi.

"Jangan sampai kita urusan kesehatan, urusan Covid ini belum tertangani dengan baik kita sudah menstarter restart di bidang ekonomi. Ini juga sangat berbahaya," terang Jokowi.

Baca Juga: Jelang Pilkada, klaster Covid-19 jadi perhatian

Namun, saat ini sejumlah kegiatan ekonomi di Indonesia perlahan mulai kembali. Meski pun kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah bahkan menciptakan sejumlah klaster penularan Covid-19.

Jokowi menyebutkan tiga klaster penularan Covid-19 yang marak terjadi akhir-akhir ini, yakni klaster perkantoran, klaster keluarga, dan klaster pilkada. 

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 pada hari Minggu (7/9) jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 194.109 kasus. Dari kasus tersebut sebanyak 138.575 kasus sembuh dan 8.025 kasus meninggal dunia.

Selanjutnya: Presiden Jokowi minta Kemenkes buat desain tes Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×