kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Jelang Pilkada, klaster Covid-19 jadi perhatian


Senin, 07 September 2020 / 11:19 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta klaster penyebaran virus corona (Covid-19) saat kegiatan Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) jadi perhatian.

Pemerintah dan DPR sebelumnya memang memutuskan untuk tetap melaksanakan Pilkada di tengah pandemi Covid-19. Rencananya Pilkada serentak akan digelar pada Desember 2020 mendatang.

"Saya minta ini pak Mendagri urusan yang berkaitan dengan klaster Pilkada ini betul-betul ditegasi betul," ujar Jokowi memberikan pengantar saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (7/9).

Saat ini sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada telah dilakukan. Antara lain adalah masa pendaftaran calon kepala daerah.

Baca Juga: Kemendagri: Kerumunan massa saat pendaftaran pasangan pilkada harus ditindak tegas

Oleh karena itu, pengawasan agar tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 diminta diperketat. Termasuk juga Jokowi meminta pengawasan dari kepolisian.

"Polri juga berikan ketegasan mengenai ini, aturan main di Pilkada. Karena jelas di PKPU-nya sudah jelas sekali," terang Jokowi.

Asal tahu saja berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Hingga Minggu (6/9) kasus positif di Indonesia mencapai 194.109 kasus dengan 138.575 kasus sembuh dan 8.025 kasus meninggal dunia.

Selanjutnya: Mahfud: Anggaran tambahan Pilkada Rp 5 triliun, protokol kesehatan harus dilaksanakan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×