kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.863   17,00   0,10%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Jokowi heran banyak pejabat masih korupsi


Senin, 11 Desember 2017 / 11:40 WIB
Jokowi heran banyak pejabat masih korupsi


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, penegakan hukum penting dalam pemberantasan korupsi. Melalui penegakan hukum, kata Jokowi, uang negara bisa diselamatkan.

Catatan saja, sepanjang periode 2016-2017 saja, uang negara yang berhasil diselamatkan dari upaya penegakan hukum terhadap koruptor mencapai Rp 3,55 triliun.

"Selain menyelamatkan uang negara, penegakan hukum juga mewujudkan rasa keadilan," katanya dalam Pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi ke-12 di Jakarta, Senin (11/12).

Tapi Jokowi heran, walau penegakan hukum terhadap koruptor di Indonesia belakangan ini terus digencarkan, pejabat masih banyak yang terlilit kasus korupsi dan penyuapan. Untuk gubernur, catatannya masih ada 23 yang terjerat kasus korupsi.

Sementara itu, untuk bupati/ walikota ada 64 orang yang ditangkap karena korupsi. "DPR, DPRD, saya tidak menghitung dan mayoritas adalah kasus penyuapan. Tapi yang mengherankan dari waktu ke waktu pejabat yang ditangkap dan dipenjarakan karena kasus korupsi masih terus ada," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×