kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Jokowi heran banyak pejabat masih korupsi


Senin, 11 Desember 2017 / 11:40 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, penegakan hukum penting dalam pemberantasan korupsi. Melalui penegakan hukum, kata Jokowi, uang negara bisa diselamatkan.

Catatan saja, sepanjang periode 2016-2017 saja, uang negara yang berhasil diselamatkan dari upaya penegakan hukum terhadap koruptor mencapai Rp 3,55 triliun.

"Selain menyelamatkan uang negara, penegakan hukum juga mewujudkan rasa keadilan," katanya dalam Pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi ke-12 di Jakarta, Senin (11/12).

Tapi Jokowi heran, walau penegakan hukum terhadap koruptor di Indonesia belakangan ini terus digencarkan, pejabat masih banyak yang terlilit kasus korupsi dan penyuapan. Untuk gubernur, catatannya masih ada 23 yang terjerat kasus korupsi.

Sementara itu, untuk bupati/ walikota ada 64 orang yang ditangkap karena korupsi. "DPR, DPRD, saya tidak menghitung dan mayoritas adalah kasus penyuapan. Tapi yang mengherankan dari waktu ke waktu pejabat yang ditangkap dan dipenjarakan karena kasus korupsi masih terus ada," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×