kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.119   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.059   20,67   0,34%
  • KOMPAS100 791   2,74   0,35%
  • LQ45 600   -2,00   -0,33%
  • ISSI 210   2,89   1,39%
  • IDX30 339   -1,49   -0,44%
  • IDXHIDIV20 421   -2,13   -0,50%
  • IDX80 90   0,20   0,23%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,53   -0,49%

Jokowi: Hanya kerja sama parlemen dengan Golkar


Sabtu, 12 April 2014 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi upah tenaga kerja. KONTAN/Muradi/2015/10/08


Sumber: TribunNews.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP), Joko Widodo alias Jokowi mengatakan, pertemuan dengan pihak Partai Golkar siang ini hanya membahas mengenai kerja sama parlemen.

"Nanti ke depan setelah Pilpres, kami akan bertemu lagi untuk membahas kerjasama parlemen," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi saat jumpa pers di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (12/4).

Dengan demikian, Jokowi yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan masing-masing partai, baik PDI Perjuangan dan Partai Golkar mengusung calon presidennya sendiri-sendiri.

"Jadi nantinya PDI Perjuangan calonnya sendiri, Joko Widodo dan Partai Golkar punya calon sendiri, ARB (Aburizal Bakrie). Jadi sudah jelas," kata Jokowi.

Sebelum bertemu dengan Aburizal Bakrie yang merupakan calon presiden maupun Ketua Umum Partai Golkar, Jokowi bersama Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menemui Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

Pertemuan kedua petinggi Partai tersebut menghasilkan keputusan bahwa Partai Nasdem merapat ke PDI Perjuangan dan mendukung pencapresan Jokowi dari PDI Perjuangan. (Hasanudin Aco)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×