kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi dukung pengembangan industri jamu


Senin, 25 Mei 2015 / 14:34 WIB
ILUSTRASI. Indeks harga saham gabungan atau IHSG melorot pada penutupan Senin (11/12) ke level 7.088


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan ratusan pengusaha jamu di Istana Negara hari ini (25/5). Dalam pertemuan tersebut Jokowi mengungkapkan pentingnya keberadaan industri jamu bagi negara.

Bukan hanya dari sisi ekonomi, industri jamu juga merupakan industri turun temurun, yang sudah dimulai dari dulu oleh masyarakat. Oleh karenanya, Jokowi mengatakan mendukung upaya pengusaha untuk meningkatkan industri jamu.

Selama ini, pengusaha jamu mengeluhkan berkurangnya pasokan bahan baku. Terkait itu, Jokowi berjanji akan membuat aturan tentang penggunaan lahan hutan untuk tanaman jamu.

"Itu bukan hal sulit, hanya masalah niat," kata Jokowi, Senin (25/5) di Istana Negara, Jakarta.

Selain itu, masalah lainnya adalah terkait kebijakan dari sisi perdagangan. Terlebih pemerintah ingin jamu menjadi komoditas ekspor.

Dalam kesempatan tersebut para pengusaha juga mengaku mengalami kendala dalam mengelola hak cipta. Jokowi mengaku pihaknya sudah mengeluarkan kebijakan terkait kemudahan memiliki sertifikan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×