kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jokowi buka rakornas VI TPID 2015


Rabu, 27 Mei 2015 / 09:47 WIB
Jokowi buka rakornas VI TPID 2015
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang rupiah di kantor cabang bank Mandiri di Jakarta, Senin (16/1). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/16/01/2017


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka dan memimpin Rapat Koordinasi Nasional VI Tim Pengendali Inflasi Daerah (Rakornas VI TPID) 2015 di Jakarta, Rabu (27/5).

"Merupakan kehormatan bagi kita karena Bapak Presiden berkenan hadir bukan hanya membuka tapi memimpin sendiri rapat ini," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo.

Dalam acara yang dihadiri pemerintah daerah seluruh Indonesia, Presiden Jokowi tampak mengenakan kemeja warna gelap.

Gubernur BI mengatakan dari lima kali Rakornas TPID, baru Rakornas VI itu yang dipimpin langsung oleh Presiden.

"Tahun 2014 telah dilewati dengan inflasi terkendali satu digit yaitu 8,36 persen di tengah tekanan pasca kebijakan reformasi subsidi energi," kata Agus.

Ia menyebutkan laju inflasi itu lebih rendah dibanding 2013 yang mencapai 8,38%.

Namun dibanding negara tetangga, inflasi di Indonesia masih lebih tinggi. Misalnya, pada April inflasi Indonesia mencapai 6,79%. Angka itu lebih tinggi dibanding Thailand yang minus 1,0% dan Filipina 2,2%.

Rakornas VI TPID 2015 itu mengambil tema Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Stabilisasi Harga Melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pembenahan Tata Niaga di Daerah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×