kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Jokowi bingung kinerja perdagangan belum memuaskan


Jumat, 05 Januari 2018 / 16:13 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir pekan ini mengumpulkan menterinya di Istana Merdeka untuk membahas kinerja perdagangan dan investasi. Dia mengatakan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang bagus- bagusnya.

Kemudahan berusaha membaik yang dicerminkan oleh perbaikan peringkat kemudahan berusaha dari 91 ke 72. Selain itu, kondisi ekonomi Indonesia juga mendapat angin segar dari pemberian peringkat laik investasi dari lembaga pemeringkat dunia; S&P, Fitch Rating dan Moody`s.

Tapi kondisi tersebut belum mampu mendorong kencang kinerja perdagangan dan investasi. "Kalau diibaratkan orang sakit, kita ini kolesterol, jantung, paru-paru baik. Darah tinggi juga tidak ada. Tapi kenapa tidak bisa lari cepat," katanya, Jumat (5/1).

Atas masalah itulah, Jokowi memerintahkan menterinya untuk mencari akar masalah penghambat perdagangan dan investasi di Indonesia dan mengatasinya. Dia ingin kinerja perdagangan dan investasi bisa digenjot habis-habisan supaya ekonomi tumbuh kencang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×