kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jokowi: Kerja pengentasan kemiskinan belum usai


Rabu, 03 Januari 2018 / 16:16 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, per September 2017 kemarin, angka kemiskinan di Indonesia mencapai 26,58 juta jiwa atau 10,12% dari total penduduk. Angka tersebut turun 0,52% jika dibandingkan kemiskinan dengan periode Maret 2017 yang mencapai 27,77 juta jiwa.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, meskipun turun tetapi itu tidak cukup. Masih setumpuk pekerjaan menyangkut perihal kemiskinan.

"Masih ada pekerjaan mengurangi indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan di perkotaan dan pedesaan," katanya dalam pembukaan Sidang Kabinet Paripurna tentang Program dan Kegiatan Tahun 2018 di Istana Negara, Rabu (3/1).

Beberapa poin yang dia perintahkan menterinya untuk tetap lakukan agar kemiskinan bisa terus diturunkan; jaga inflasi dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok.

Selain itu, dia juga memerintahkan kepada menterinya untuk mendistribusikan bantuan sosial, seperti; bantuan pangan non tunai maupun beras sejahtera mulai awal tahun dengan tepat sasaran.

Ketiga, dia juga memerintahkan empat kementerian; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk segera menjalankan program padat karya di desa supaya untuk menggenjot penciptaan lapangan kerja. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×