kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jokowi Angkat Bicara Soal Penetapan Status Tersangka Kepala Basarnas Oleh KPK


Senin, 31 Juli 2023 / 10:05 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memberikan arahan


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dugaan suap yang menyeret Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya Henri Alfiandi menjadi polemik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, hal tersebut merupakan permasalahan koordinasi. Ia menyebut, polemik tersebut bisa rampung jika setiap instansi mengikuti sesuai aturan dan kewenangan masing-masing.

Baca Juga: OTT Basarnas, Pimpinan KPK: Penyelidik Mungkin Ada Kekhilafan Tangkap Prajurit TNI

"Ya itu menurut saya masalah koordinasi ya, masalah koordinasi yang harus dilakukan. Semua instansi sesuai dengan kewenangan masing masing, menurut aturan, udah. Kalau itu dilakukan, rampung," kata Jokowi usai Peresmian Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin (31/7).

Sebelumnya KPK menetapkan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dan Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas Letkol (Adm) TNI Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka atas dugaan menerima suap atas proyek pengadaan barang di Basarnas pada rentang waktu 2021-2023, dimana sistem pengadaannya menggunakan mekanisme lelang dari e-Katalog.

Namun, penetapan tersebut dinilai menyalahi aturan lantaran penanganan dugaan korupsi tersebut semestinya ditangani oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Baca Juga: Tetapkan Tersangka Kepala Basarnas, Komandan Puspom TNI: KPK Melanggar Aturan

Atas hal tersebut KPK meminta maaf kepada Panglima TNI Laksamana Yudo Margono karena telah menangkap tangan dan menetapkan tersangka pejabat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dari lingkup militer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×