kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.973   0,00   0,00%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Jokowi alokasikan Rp 75 triliun untuk dukungan di sektor kesehatan hadapi covid-19


Selasa, 31 Maret 2020 / 17:28 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap dig


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengalokasikan Rp 75 triliun untuk mendukung sektor kesehatan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 sebesar Rp 450,1 triliun untuk menangani virus corona (Covid-19). Beberapa hal menjadi perhatian utama dalam penggunaan anggaran tersebut.

"Prioritas pertama, penyiapan anggaran untuk dukungan untuk bidang kesehatan sebesar Rp 75 Triliun," ujar Jokowi saat menyampaikan keterangan resmi di Istana Bogor, Selasa (31/3).

Baca Juga: Ma'ruf Amin beberkan alasan pemerintah terapkan pembatasan sosial skala besar

Dana itu digunakan untuk memastikan keamanan kerja tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19. Terutama untuk pembelian Alat Pelindung Diri (APD) yang dinilai stoknya semakin terbatas.

Selain itu, alat pemeriksaan Covid-19 termasuk reagen, ventilator, dan hand sanitizer juga menjadi prioritas penggunaan anggaran. Hal itu untuk membantu penanganan Covid-19.

Baca Juga: Jokowi tetapkan status darurat kesehatan dan pembatasan sosial skala besar




TERBARU

[X]
×