kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.938   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.344   -7,01   -0,11%
  • KOMPAS100 834   -1,34   -0,16%
  • LQ45 632   -1,53   -0,24%
  • ISSI 219   -0,49   -0,22%
  • IDX30 355   -0,79   -0,22%
  • IDXHIDIV20 434   -0,34   -0,08%
  • IDX80 95   -0,18   -0,19%
  • IDXV30 120   -0,24   -0,20%
  • IDXQ30 113   -0,17   -0,15%

Prabowo Panggil Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset Dukung Program Pemerintah


Kamis, 06 Agustus 2026 / 13:19 WIB
Prabowo Panggil Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset Dukung Program Pemerintah
ILUSTRASI. Presiden hadiri pelantikan Pamong Praja IPDN (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memanggil seluruh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ke Istana Kepresidenan, hari ini, Kamis (6/8/2026). 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa BRIN nantinya diminta untuk memaparkan seluruh hasil penelitiannya khususnya dalam mendukung program pemerintah. 

"Fokusnya terkait pangan, energi dan beberapa hal yang bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat," terang Prasetyo pada awak media di Jakarta, Kamis (6/8/2026). 

Baca Juga: Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp 16 Juta per Bulan

Selain itu, BRIN juga diminta memaparkan beberapa kajian dan hasil penelitian khususnya dalam penyelesaian sampah, perahu berbasis solar cell dan lain sebagainya. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo meminta memperkuat ekosistem riset nasional yang lebih terintegrasi. Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah telah mengalokasikan tambahan anggaran riset sebesar Rp4 triliun. 

"Di pertemuan yang sebelumnya, waktu di Istana, dulu (Presiden Prabowo) sudah memberikan petunjuk untuk menambah anggaran riset kita, sampai di angka Rp4 triliun," ungkap Prasetyo usai penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026, Minggu (28/6/2026). 

Tindak lanjut atas arahan tersebut kini dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains dan Teknologi, Bappenas, serta BRIN. Pemerintah telah menyusun peta jalan riset nasional agar seluruh kegiatan penelitian tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berada dalam satu desain besar (grand design) yang mendukung prioritas pembangunan nasional.

"Jadi, peta jalan riset seperti tadi, bukunya kan sudah dihasilkan. Yang intinya adalah riset-riset yang sekarang kita jalankan semua harus dalam satu grand design," ujar Prasetyo. 

Baca Juga: Purbaya Tegaskan Peran Babinsa Hanya untuk Pengamanan Petugas Pajak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×