kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

JK tak masalah April catat inflasi


Senin, 04 Mei 2015 / 21:21 WIB
ILUSTRASI. Promo Golden Lamian Buy 1 Get 1 free semua menu berlaku edisi 20-23 November 2023


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Pusat Statistik mencatat, bulan April 2015 terjadi inflasi sebesar 0,36%, lebih besar dari bulan sebelumnya sebesar 0,17%. Padahal, pada periode yang sama tahun 201 terjadi deflasi.

Menyikapi fenomena yang anomali ini, JK mengatakan tidak setiap bulan April harus deflasi. "Tidak selalu, deflasi itu kalau harga turun. Sekarang ada harga yang turun dan ada yang naik," ujar JK, Senin (4/5) di Jakarta.

Menurutnya inflasi bukan berarti kondisi ekonomi buruk. Sebab, bisa saja meski deflasi tetapi kondisi perekonomian memburuk. Apalagi, jika terjadi deflasi terus-menerus akan membahayakan perekonomian.

Misalnya saja, deflasi yang terus menerus bisa membuat banyaknya pengangguran, karena perekonomian tidak bergerak. Artinya, dunia usaha tidak melakukan ekspansi sehingga tidak ada peningkatan nilai ekonomi.

Namun, Ia yakin dengan inflasi sebesar 0,36% di bulan April, 0,17% di bulan Maret, dan deflasi 0,36% di bulan Februari, target inflasi tahun 2015 bisa dijaga tidak lebih dari4%. Sebab, akan ada waktunya deflasi untuk menyeimbangkan kondisi inflasi saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×