kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

JK: Pasar Tanang Abang lebih penting


Kamis, 02 Februari 2012 / 11:32 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BNI hari ini Senin 15 Februari, intip sebelum tukar valas. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pasar Tanah Abang lebih penting untuk digunakan sebagai indikator ekonomi dibandingkan dengan pasar modal. Pasalnya, Pasar Tanah Abang dan pasar-pasar konvensional lainnya merupakan indikator rill situasi masyarakat. Pendapat tersebut disampaikan oleh Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis (2/2/2012)

"Pasar modal penting, tetapi yang lebih penting adalah Pasar Tanah Abang, Pasar Kliwon, dan pasar-pasar lainnya. Indikatornya ada di Tanah Abang," kata Kalla saat pidato kunci dalam acara "2012 Economic and Capital Market Outlook" yang digelar di Jakarta, Kamis (2/2).

Menurut Kalla, naik-turunnya ekonomi jangan hanya diukur dari indeks pasar. "Bahwa itu penting iya. Namun, ada yang lebih penting, yakni sektor riil. Karena memang dasar ekonomi kita harus sesuai dengan kondisi kita. Saya selalu paling tidak suka kalau ada pejabat negara yang bilang ikuti maunya pasar, pasar yang mana. Kalau maunya pasar bursa, saya enggak mau dengar. Kalau pasar Tanah Abang dan pasar lainnya, saya mau dengar. Intinya, kita harus proporsional. Prinsip-prinsip dasar ekonomi perlu disadari," papar Kalla. (FX Laksana Agung S/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×