kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

JK ingatkan jebakan rasio utang tinggi


Jumat, 29 April 2016 / 19:42 WIB
JK ingatkan jebakan rasio utang tinggi


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah mengakui ada potensi pelebaran defisit anggaran tahun 2016 dari 2,1% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 2,5%. Pelebaran defisit biasanya akan diikuti dengan bertambahnya pembiayan.

Salah satu pembiayaan yang biasanya dilakukan adalah menambah jumlah utang, baik yang berasal dari pinjaman multilateral atau menerbitkan surat utang negara (SUN). Oleh karena itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mewanti-wanti agar apapun yang terjadi jumlah utang harus tetap terkendali.

Ia berharap, pemerintah jangan terjebak pada kesalahan masa lalu. "Jangan terjebak pada kesalahan dengan utang yang tinggi," kata JK, Jumat (29/4) di Jakarta.

Meskipun dalam Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) defisit harus dijaga 3% terhadap PDB, tetapi kalau bisa harus ditekan dibawah 2,5%.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×