kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Jika Perang Dunia 3 Pecah, Indonesia Disebut Aman, Apa Alasannya?


Rabu, 04 Maret 2026 / 03:52 WIB
Jika Perang Dunia 3 Pecah, Indonesia Disebut Aman, Apa Alasannya?
ILUSTRASI. Serangan AS-Israel ke Iran picu kekhawatiran Perang Dunia 3. Indonesia justru disebut paling aman. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dilansir dari laman Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Indonesia juga merupakan pendiri Gerakan Non Blok pada 1961.

Gerakan Non Blok adalah organisasi internasional yang terdiri dari 120 negara di dunia yang menganggap diri mereka tidak beraliansi dengan kekuatan besar mana pun.

Pada 1961, Indonesia diwakili oleh Presiden saat itu, Ir Soekarno. Gerakan ini dibentuk di tengah situasi Perang Dunia II yang menyebabkan Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

3. Tidak memiliki persenjataan nuklir

Selain menerapkan prinsip bebas aktif dan tergabung dalam Gerakan Non Blok, Trubus menilai Indonesia aman dari sasaran Perang Dunia 3 karena tidak memiliki senjata nuklir.

Hal yang sama juga dialami oleh negara-negara di sekitar Indonesia.

"Kalau prediksi Indonesia aman dari Perang Dunia 3 itu karena di sekitar Indonesia enggak ada yang mempunyai senjata nuklir," kata dia.

Meski kondisi tersebut melemahkan Indonesia, tapi di sisi lain juga menguntungkan karena tidak terjadi perlombaan senjata, khususnya di sekitar ASEAN.

"Kita tidak ada perlombaan senjata. Itu sebenarnya alasanya," ucap Trubus.

Tanpa memiliki persenjataan nuklir, Indonesia kecil kemungkinan menjadi target serangan jika Perang Dunia II pecah.

Tonton: Siapa Ayatollah Alireza Arafi? Pemimpin Transisi Iran Pengganti Khamenei

4. Kondisi geografis Indonesia

Alasan berikutnya adalah karena kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau.

"Indonesia relatif aman dari Perang Dunia 3 karena terdiri dari pulau-pulau yang strategis," kata Trubus.

Kondisi ini membuat invasi membutuhkan biaya yang lebih besar.

Di sisi lain, sejarah mencatat bahwa Indonesia belum pernah terlibat dalam Perang Dunia, baik pertama maupun kedua.

Pada Perang Dunia II, Jepang memang berhasil menginvasi Indonesia. Namun hanya pada kota-kota besarnya saja.

Dengan kata lain, bentang alam Indonesia yang mencapai 5.100 km dari Sabang sampai Merauke ini juga menguntungkan Tanah Air.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×