kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Jika Biaya Investasi Bisa Diturunkan, Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 6%


Senin, 07 Agustus 2023 / 17:54 WIB
Jika Biaya Investasi Bisa Diturunkan, Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 6%
ILUSTRASI. Perekonomian Indonesia sampai saat ini masih terbilang boros dan tidak efisien, lantaran tingginya biaya berinvestasi di dalam negeri.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perekonomian Indonesia sampai saat ini masih terbilang boros dan tidak efisien, lantaran tingginya biaya berinvestasi di dalam negeri. Ini terlihat dari angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) yang cukup tinggi bahkan di atas target pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat, rata-rata ICOR Indonesia dari 2021 hingga 2022 sebesar 7,6%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia yang cuma 4,5%, India 4,5% dan Filipina 3,7%.

Menurutnya, jika ICOR bisa diturunkan menjadi 5%, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa meningkat menjadi 6%. Maka itu, menjadi penting untuk memperbaiki efisiensi modal kerja.

“Namun kalau angka ICOR ini turun ke level 5 saja maka kita bisa mencapai pertumbuhan (ekonomi) 6%. Ini menjadi penting kita untuk ke depan untuk memperbaiki efisiensi modal kita,” tutur Airlangga dalam konferensi pers, Senin (7/8).

Baca Juga: Menakar Dampak Pemilu 2024 Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Depan

Menurutnya, implementasi UU Cipta Kerja akan terus digulirkan untuk mendorong efisiensi investasi mengingat angka ICOR Indonesia yang masih bisa terus diefisiensikan.

UU Cipta Kerja berupaya memberikan kepastian hukum dan kemudahan dengan adanya standar, khususnya terkait dengan persyaratan dan proses perizinan berusaha. Terbitnya UU Cipta Kerja diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan ekosistem investasi dan kemudahan berusaha, tetapi juga dalam kepastian perlindungan pekerja.

ICOR merupakan salah satu parameter yang dapat menunjukkan tingkat efisiensi investasi di suatu negara. Semakin kecil angka ICOR, biaya investasi yang harus dikeluarkan semakin efisien juga untuk menghasilkan output tertentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×