kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.756   12,00   0,07%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Jelang puasa, impor kurma naik tajam


Senin, 15 Mei 2017 / 16:06 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Sama dengan ekspor, nilai impor April 2017 yang tercatat sebesar US$ 11,93 miliar, turun 10,2% dibanding bulan sebelumnya. Walaupun nilai impor tersebut masih mencatatkan kenaikan 10,31% year on year (YoY).

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat, volume impor April tercatat turun 7,6% month on month (MoM), walaupun naik 3,51% YoY.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan signifikan, yaitu impor kurma yang naik cukup tinggi, sebesar 49,26% dibanding bulan sebelumnya.

"Ini persiapan puasa. Kalau dilihat dari negara pengimpornya, dari Tunisia," kata Suhariyanto, Senin (15/5).

Di sisi lain, pihaknya mencatatkan adanya penurunan impor bahan pangan lainnya, yakni impor cabai kering turun 35%, kedelai turun 48,04%, bawang putih turun 2,67%, dan impor daging jenis lembu beku turun 65%.

"Impor cabai kering turun dan harganya saat ini lumayan stabil. Kami harap jelang puasa stabil," tambahnya. Penurunan impor bahan pangan tersebut juga sejalan dengan penurunan impor barang konsumsi sebesar 17,73% month on month (MoM).

Namun, penurunan impor juga terjadi pada kelompok bahan baku penolong dan kelompok barang modal masing-masing sebesar 9,75% dan 7,38% MoM.

Dengan perkembangan tersebut, nilai impor per bulan sejak Januari hingga April 2017 masih di atas nilai impor per bulan pada tahun lalu. Adapun nilai impor kumulatif Januari-April 2017 mencapai US$ 48,53 miliar atau tumbuh 13,51% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×