kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi: Target tahun ini impor jagung stop


Sabtu, 06 Mei 2017 / 19:27 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, tahun ini impor jagung bisa berhenti. Target tersebut dibuat setelah tahun 2016, pemerintahannya berhasil menekan impor jagung dari 3,6 juta ton menjadi tinggal 900.000 ton saja

Jokowi mengatakan, keberhasilan pemerintah tersebut tercapai berkat upaya konkret pemerintahannya dalam menekan impor jagung. Setelah menerima keluhan dan kemarahan petani jagung di Magetan, Jawa Timur dan Dompu, NTB.

Petani berkeluh kesah soal harga jagung yang berkisar antara Rp 1.500- Rp 1.700 per kilogram karena tertekan jagung impor Jokowi mengambil langkah cepat.

Jokowi memerintahkan menteri pertanian segera hentikan impor jagung. Bukan hanya itu saja, dia juga mengeluarkan instruksi berisi penetapan harga jagung Rp 2.700 per kilogram.

"Dengan inpres tersebut, petani bergairah untuk menanam jagung karena menguntungkan. Kini, pada akhir 2016 impor jagung hanya tinggal 900 ribu ton dari 3,6 juta ton, penghentian impor tinggal selangkah lagi," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (6/5).

Jokowi berharap, dengan ditutupnya keran impor jagung bisa meningkatkan nasib petani ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×