kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.861   39,00   0,22%
  • IDX 6.134   -43,02   -0,70%
  • KOMPAS100 800   -8,46   -1,05%
  • LQ45 603   -6,06   -0,99%
  • ISSI 213   -0,07   -0,03%
  • IDX30 341   -3,64   -1,05%
  • IDXHIDIV20 418   -3,59   -0,85%
  • IDX80 91   -1,03   -1,13%
  • IDXV30 112   -0,30   -0,27%
  • IDXQ30 109   -1,30   -1,18%

Jelang Kepulangan, Simak Barang yang Dilarang Masuk Koper Kabin & Bagasi Jemaah Haji


Senin, 22 Juni 2026 / 13:58 WIB
Jelang Kepulangan, Simak Barang yang Dilarang Masuk Koper Kabin & Bagasi Jemaah Haji
ILUSTRASI. Jelang Kepulangan, Simak Barang yang Dilarang Masuk Koper Kabin dan Bagasi Jemaah Haji (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – MADINAH. Menjelang berakhirnya operasional pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan barang bawaan, baik di koper bagasi maupun koper kabin. Kepatuhan ini dinilai penting untuk memperlancar proses pemulangan dan menghindari pembongkaran koper di bandara.

Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) PPIH Arab Saudi 2026, Nur Arif Muhammad, mengatakan tingkat kepatuhan jemaah terhadap aturan barang bawaan terus membaik seiring masifnya sosialisasi yang dilakukan petugas.

Menurut dia, sebagian besar jemaah kini sudah memahami larangan membawa barang-barang tertentu ke dalam pesawat, seperti power bank yang tidak sesuai ketentuan, benda berbahaya, maupun air zamzam yang dimasukkan ke dalam koper bagasi.

"Kepatuhan jemaah sudah semakin baik. Sosialisasi yang kami sampaikan terkait barang bawaan yang dilarang maskapai sudah mulai dipahami oleh jemaah," ujar Nur Arif di Madinah, Senin (22/6/2026).

Baca Juga: Kemenhaj: Kepatuhan Jemaah Haji Meningkat, Kasus Zamzam di Koper Menurun

Meski demikian, petugas masih menemukan sejumlah koper bagasi yang berisi air zamzam yang disembunyikan dengan berbagai cara. Ada jemaah yang membungkus botol zamzam menggunakan lakban hingga aluminium foil dengan harapan tidak terdeteksi pemeriksaan.

Padahal, menurut Nur Arif, seluruh koper bagasi akan melewati pemeriksaan berlapis menggunakan mesin X-ray sebelum diterbangkan ke Indonesia. Karena itu, upaya menyembunyikan air zamzam dipastikan tidak akan berhasil.

Ia menjelaskan, pemeriksaan pertama dilakukan setelah koper ditimbang di hotel sebelum dikirim ke gudang atau warehouse bandara. Setelah itu, koper kembali menjalani pemeriksaan X-ray di gudang bandara sebelum dimasukkan ke dalam kontainer dan diterbangkan.

"Jangan sampai membawa air zamzam ke dalam koper karena nanti tetap akan terdeteksi dan koper harus dibongkar oleh petugas," katanya.

Selain air zamzam, jemaah juga diminta memastikan tidak ada barang-barang yang dilarang maskapai masuk ke dalam bagasi agar proses pengiriman koper berjalan lancar.

Sementara untuk koper kabin, Nur Arif mengingatkan jemaah agar tidak membawa benda tajam, bahan mudah meledak, terminal stop kontak, maupun zat kimia tertentu yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Baca Juga: Kemenhaj: 121.301 Jemaah Telah Tiba di Tanah Air

Ia menjelaskan, barang seperti pisau, gunting, dan benda tajam lainnya tidak diperbolehkan masuk ke dalam kabin pesawat. Jika memang harus dibawa, barang tersebut harus dimasukkan ke dalam koper bagasi sesuai aturan penerbangan.

"Barang tajam tidak boleh dibawa ke kabin. Kalau memang ingin dibawa, harus dimasukkan ke koper bagasi," ujarnya.

Nur Arif juga mengingatkan aturan terkait jumlah barang yang boleh dibawa ke dalam kabin pesawat. Setiap jemaah hanya diperkenankan membawa satu koper kabin dan satu tas paspor. Barang bawaan lain di luar ketentuan tersebut berpotensi ditolak saat pemeriksaan di bandara.

Petugas akan melakukan pemeriksaan atau swiping terhadap barang bawaan jemaah sebelum keberangkatan. Karena itu, jemaah diimbau menata seluruh barang sesuai aturan sejak masih berada di hotel.

"Yang boleh dibawa ke kabin hanya koper kabin dan tas paspor. Kalau ada barang lain di luar itu, nanti tidak diperbolehkan masuk ke pesawat," kata Nur Arif.

PPIH berharap seluruh jemaah mematuhi ketentuan barang bawaan yang telah disosialisasikan agar proses pemulangan ke Tanah Air berjalan lancar, aman, dan nyaman tanpa kendala di bandara.

Baca Juga: Meski Sudah Diingatkan, Jemaah Haji Masih Bawa Air Zamzam di Koper Bagasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×