kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Jejak Suahasil Nazara, dari Guru Besar UI hingga Jadi Menteri Keuangan


Senin, 14 September 2026 / 21:01 WIB
Jejak Suahasil Nazara, dari Guru Besar UI hingga Jadi Menteri Keuangan
Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara (Dok/BPMI Setpres)


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), Senin (14/9/2026). Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang dicopot dalam perombakan Kabinet Merah Putih.

Penunjukan ini membawa Suahasil ke posisi tertinggi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) setelah sebelumnya selama bertahun-tahun berada di lingkaran perumusan kebijakan fiskal pemerintah.

Suahasil bukan sosok baru bagi Kemenkeu. Ia sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak era Presiden Joko Widodo dan kembali dipercaya menduduki posisi tersebut ketika Prabowo membentuk Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024.

Sebelum menjadi Wamenkeu, Suahasil pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF), lembaga yang berperan dalam merumuskan kebijakan fiskal pemerintah.

Baca Juga: Profil Suahasil Nazara: Sosok Eks Wamenkeu Sejak Sri Mulyani, Kini Jabat Menkeu

Ia mulai menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala BKF pada 6 Februari 2015, sebelum ditetapkan secara definitif pada 31 Oktober 2016.

Setelah sekitar tiga tahun memimpin BKF, Suahasil dilantik sebagai Wamenkeu pada 25 Oktober 2019. Pengalaman panjang tersebut kini menjadi modalnya untuk memimpin Kemenkeu secara langsung.

"Kita lanjutkan pekerjaan, bukan masalah berubah," kata Suahasil seusai dilantik sebagai Menkeu.

Berawal dari akademisi

Sebelum masuk ke pemerintahan, Suahasil membangun karier panjang di dunia akademik.

Ia mulai menjadi dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) pada 1999 dan dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi UI pada 2009.

Di lingkungan UI, Suahasil pernah menjabat Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada 2004-2005, Kepala Lembaga Demografi pada 2005-2008, serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009-2013.

Pengalamannya kemudian berkembang ke ranah kebijakan publik. Pada 2009-2011, ia menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal.

Baca Juga: Yield SBN Naik, Guru Besar UI Ingatkan Beban Bunga Utang Pemerintah

Ia juga menjadi Wakil Ketua Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) hingga 2015.

Pada 2010-2015, Suahasil dipercaya sebagai Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013-2014.

Dari sisi pendidikan, Suahasil merupakan lulusan S1 Ekonomi Universitas Indonesia pada 1994.

Ia kemudian meraih gelar master dari Cornell University pada 1997 dan menyelesaikan pendidikan doktoral bidang ekonomi di University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.

Harta mencapai Rp 138,1 miliar

Selain rekam jejaknya di bidang akademik dan kebijakan fiskal, Suahasil tercatat memiliki harta kekayaan Rp 138,17 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025.

Berdasarkan laporan yang disampaikan pada 25 Februari 2026, total harta Suahasil mencapai Rp 138.167.334.176 setelah memperhitungkan kewajiban.

Komponen terbesar berasal dari surat berharga senilai Rp 66,88 miliar. Berikutnya, tanah dan bangunan mencapai Rp 49,86 miliar yang terdiri dari delapan bidang aset di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Depok.

Suahasil juga melaporkan empat kendaraan dengan total nilai Rp 1,23 miliar, yakni Toyota Camry Sedan, Honda Jazz Sedan, Honda HRV, dan Toyota Alphard.

Baca Juga: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, IHSG Berbalik Arah

Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 9,08 miliar, kas dan setara kas Rp 6,04 miliar, serta harta lainnya Rp 5,12 miliar. Sementara itu, kewajibannya tercatat Rp 33,99 juta.

Dengan pelantikan pada 14 September 2026, Suahasil kini tidak lagi sekadar menjadi pendamping Menteri Keuangan. Ia mendapat mandat untuk memimpin Kemenkeu sekaligus menentukan arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/09/14/195237526/jejak-karier-suahasil-nazara-dari-akademisi-hingga-jadi-menkeu?page=all#page2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×