kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Pertamina Patra Niaga Evakuasi Virgo Transport 8, Serahkan 16 Korban kepada Basarnas


Senin, 14 September 2026 / 22:27 WIB
Pertamina Patra Niaga Evakuasi Virgo Transport 8, Serahkan 16 Korban kepada Basarnas
ILUSTRASI. Evakuasi korban MV Virgo Transport 8 oleh MT Mauhau Pertamina Patra Niaga (Dok./Pertamina Patra Niaga)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Ridwan Mulyana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga melalui kapal tanker MT Mauhau membantu penyelamatan korban MV Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). MT Mauhau tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 06.10 WITA.

Tim Pertamina Patra Niaga menyerahkan 16 korban kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebanyak 16 korban yang dibawa MT Mauhau terdiri atas 15 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra, Niaga Kitty Andhora mengungkapkan setelah tiba di Pelabuhan Trisakti, seluruh korban diserahterimakan kepada Posko SAR/Basarnas untuk proses penanganan dan evakuasi lanjutan sesuai kondisi masing-masing korban. Langkah tersebut menjadi bagian dari rangkaian respons cepat MT Mauhau sejak menerima informasi kondisi darurat hingga membawa para korban menuju titik penanganan di darat.

“Begitu menerima informasi kondisi darurat, awak MT Mauhau segera bergerak membantu penyelamatan para korban. Pagi ini, seluruh korban telah kami serahkan kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dan ini merupakan wujud semangat kemanusiaan insan Pertamina untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Kitty melalui rilis yang disiarkan pada Senin (14/9/2026).

Sebelumnya, saat berlayar menuju Tuban, MT Mauhau menerima distress signal dari MV Virgo Transport 8 melalui radio VHF. Nakhoda segera mengarahkan kapal menuju lokasi yang berjarak sekitar 10 NM dan berkoordinasi dengan Basarnas serta pihak terkait untuk mendukung proses SAR.

Sekitar pukul 03.00 LT, awak kapal mendeteksi parachute flare dari para korban dan kemudian berhasil mengevakuasi 16 orang, termasuk nakhoda MV Virgo Transport 8. Selama berada di atas kapal, para korban mendapatkan pertolongan awal dan kebutuhan dasar. Satu korban dengan kondisi luka berat kemudian dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.16 LT.

Setelah proses serah terima selesai, MT Mauhau melanjutkan pelayaran menuju Tuban. Kapal berangkat dari OB Banjarmasin pada 14 September pukul 13.30 LT dan dijadwalkan tiba di Tuban pada 15 September 2026 pukul 16.00 LT. Seluruh 21 awak kapal dalam kondisi aman dan sehat.

"Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen mendukung keselamatan pelayaran melalui kesiapsiagaan, respons cepat, serta koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait dalam menghadapi situasi darurat," tandas Kitty

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×