kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Jawa menjadi jawara pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2019


Senin, 05 Agustus 2019 / 20:05 WIB
Jawa menjadi jawara pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2019


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Struktur ekonomi Indonesia secara spasial pada kuartal II-2019 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia sepanjang April-Juni, yakni sebesar 59,11%.

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri meramal pertumbuhan ekonomi berada di level 5,1% di akhir 2019

Kedua, berasal dari Sumatera sebesar 21,31%, Pulau Kalimantan sebesar 8,01%. Ketiga berasal dari Kalimantan di level 8,01%. Keempat, Sulawesi 6,34%. Kelima disumbang dari Bali dan Nusa Tenggara. Kontribusi keenam berasal dari Maluku dan Papua 2,17%.

Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan Jawa menjadi jawara pertumbuhan ekonomi lantaran rantai perekonomian berpusat di sana. Maka wajar saja tiap tahun kontributor terbesar dari Jawa.

Di sisi lain, dia menyampaikan pertumbuhan Sulawesi paling ciamik. “Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kelompok provinsi di Pulau Sulawesi sebesar 6,76%,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi kuartal II-2019 di kantor BPS, Jakarta, Senin (5/8).

Baca Juga: Pertumbuhan ekonomi diramal bakal loyo sampai akhir 2019

Lebih lanjut dia menerangkan, sektor pertanian seperti beras dan jagung serta sektor perikanan menopang pertumbuhan ekonomi Sulawesi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×