kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,83   0,61%
  • KOMPAS100 793   5,00   0,63%
  • LQ45 602   -0,67   -0,11%
  • ISSI 211   3,48   1,68%
  • IDX30 340   -0,83   -0,24%
  • IDXHIDIV20 421   -1,46   -0,35%
  • IDX80 90   0,41   0,46%
  • IDXV30 115   0,70   0,61%
  • IDXQ30 109   -0,21   -0,19%

Jasa lingkungan solusi untuk selamatkan aliran sungai


Selasa, 19 Oktober 2010 / 23:30 WIB
ILUSTRASI. Pasokan beras


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pengelolaan jasa lingkungan dan pemberdayaan ekonomi hijau di Daerah Aliran Sungai (DAS) bisa menjadi salah satu solusi peningkatan kesejahteraan rakyat dan lingkungan hidup di sekitar DAS. Demikian disampaikan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup Emil Salim dalam Pertemuan Forum DAS dan Tingkat Nasional 2010.

“Kembangkan pasar-bikinan jasa lingkungan DAS antara hulu-hilir dan bangun mekanisme harga,” ujar Emil, Senin, (19/9). Emil menjelaskan, sinergi antara pihak di hulu yang mencakup penggarap atau penebang hutan dan kelompok hilir seperti sektor industri pengolahan air minum atau usaha lainnya ini seharusnya bisa lebih ditingkatkan antara para pemangku kepentingan. Dengan begitu pelestarian 120 DAS di Indonesia tak hanya mengandalkan program pemerintah semata.

Soal pasar hilir-hulu ini, Emil melihat selama ini sinergi kebanyakan masih dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Contoh kawasan DAS yang sudah menerapkan pola pasar jasa lingkungan di DAS tersebut antara lain terdapat di Cidanau, Banten dan Cikapundung, Jawa Barat.

Sementara Direktur Eksekutif Rekonvensi Bumi NP Rahadian menuturkan di DAS Cidanau masyarakat di hulu mempunyai kontrak kerjasama dengan PT Krakatau Tirta Industry (KTI).

“Kelompok tani hutan terima uang kontan dari jasa lingkungan. Perusahaan air kan sangat bergantung dengan air, debit air kan terganggu kalau hutan di hulu ditebang. Nah, sekarang diganti kalau bisa mempertahankan dikompensasi Rp1,2 juta – Rp 1,7 juta per hektar,” kata Rahadian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×