kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Jamsostek mengantongi Rp 4,9 T dana tidak bertuan


Senin, 24 Januari 2011 / 23:30 WIB


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Jamsostek mengaku baru menyalurkan Rp 53,4 miliar Dana Jaminan Hari Tua (JHT) untuk 430.530 tenaga kerja anggota dan peserta Jamsostek. Padahal menurut Achmad Ansori Direktur Operasional PT Jamsostek seharusnya ada sejumlah 7,4 juta orang yang mendapatkan dana JHT dengan jumlah dana Rp 4,9 Triliun.

Dana JHT yang tidak tersalurkan menurut Ansori karena beberapa alasan. Pertama, anggota Jamsostek tersebut tidak mengambil dana tersebut, "Mereka tidak tahu cara mengambilnya bagaimana," ujarnya saat ditemui rapat dengar pendapat dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Komisi IX Senin (24/1).

Kedua, tenaga kerja tersebut tidak mengambil dana JHT karena anggota tersebut sudah pindah ke perusahaan lain tetapi perusahaan tersebut tidak bekerjasama dengan Jamsostek.

Ketiga, tenaga kerja yang menggabungkan dana JHT-nya dengan perusahaan lain, "Tenaga kerja tersebut pindah ke perusahaan lain yang akhirnya, digabungkan dengan perusahaan lain yang sekarang tenaga kerja tersebut bekerja," ujarnya.

Gara-gara masalah ini Jamsostek mengantongi dana tidak bertuan sejumlah Rp 4,9 triliun dari 7,4 juta peserta Jamsostek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×