kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Jaga defisit anggaran, PR utama Sri Mulyani


Minggu, 31 Juli 2016 / 23:08 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

Jika Sri Mulyani mengambil keputusan untuk memangkas belanja dan melebarkan defisit anggaran yang terkelola, maka akan memberikan kepastian bagi investor untuk berinvestasi di dalam negeri.

"(Investasi tahun ini bisa positif) karena de javu setahun lalu tidak terulang. Tahun lalu itu memang ada salah satu cara menutup shortfall penerimaan pajak antara lain digenjot," tambahnya.

Lebih lanjut menurut Leo, pemerintah sebaiknya tidak mengambil keputusan untuk melebarkan defisit anggaran lebih dari 3%. Hal tersebut akan dinilai investor bahwa pemerintah tidak pandai mengelola anggaran.

Menurutnya, pelebaran defisit anggaran melebihi ketentuan undang-undang keuangan negara sebaiknya dilakukan saat kondisi ekonomi berjalan normal. "Jadi menurut saya, risiko fiskal masih bisa dikelola dan sangat tergantung apa yang diambil pemerintah ke depannya," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×