kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jabatan akan selesai, SBY panggil Jenderal Budiman


Senin, 21 Juli 2014 / 21:38 WIB
ILUSTRASI. Muncul kekhawatiran bakal terganggunya impor kurma ke Indonesia setelah Turki dihantam gempa dahsyat.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanggil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman. Pemanggilan ini menurut Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal TNI Fuad Basya, karena jabatan KSAD Jenderal TNI Budiman akan habis pada dua bulan lagi, atau sekitar September 2014.

"KSAD dua bulan lagi pensiun, jadi tadi Panglima TNI dipanggil Presiden SBY untuk menyiapkan penggantinya (KSAD)," katanya, Senin (21/7/2014).

Dirinya menyebutkan bahwa sampai saat ini Jenderal Budiman masih aktif menjabat KSAD. Dirinya menduga Panglima TNI menghubungi Jenderal Budiman untuk mengingatkan akan masa jabatanya. "Itu kan yang memilih nanti presiden, saat ini ada tiga calonnya, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Gatot Nurmatyo, Wakil KSAD Letjen M Munir dan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Letjen Waris," jelasnya.

Fuad mengatakan belum mengetahui kapan pastinya Budiman akan dinonaktifkan. "Kalau surat presiden sudah keluar satu hari setelah itu langsung dilantik," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×