kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Kementerian PU Lanjutkan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatra


Rabu, 07 Oktober 2026 / 22:26 WIB
Kementerian PU Lanjutkan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatra
ILUSTRASI. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan pemulihan infrastruktur di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra yang berlangsung hampir setahun terakhir.

Di bawah arahan Menteri PU, Dody Hanggodo, penanganan dilakukan mulai dari masa tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Sejumlah pekerjaan mencakup pembukaan kembali akses yang terputus, pemulihan jalan dan jembatan, penanganan layanan air bersih, hingga penyediaan hunian sementara.

Selain itu, Kementerian PU juga melakukan pembangunan kembali fasilitas masyarakat dan pelayanan publik untuk mendukung kembali berjalannya aktivitas warga di wilayah terdampak.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada kembali berdirinya infrastruktur, tetapi juga mengembalikan aktivitas masyarakat yang terdampak.

Baca Juga: Pemerintah Anggarankan Rp 100,1 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra hingga 2028

"Pemulihan tidak berhenti ketika infrastruktur kembali berdiri. Yang ingin dikembalikan adalah kehidupan di sekitarnya," ujar Dody dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, pemulihan infrastruktur diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan akses jalan yang kembali berfungsi, masyarakat dapat kembali bekerja, anak-anak dapat kembali bersekolah, serta kebutuhan sehari-hari dapat kembali terjangkau.

"Ketika jalan kembali dilalui, anak-anak bisa kembali bersekolah, warga dapat bekerja, kebutuhan sehari-hari kembali terjangkau, dan keluarga mulai menata hari-harinya," katanya.

Baca Juga: Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana dari Sumatra hingga NTT

Dalam proses pemulihan tersebut, Kementerian PU juga membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat melalui program padat karya. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat memperoleh penghasilan sambil ikut membenahi lingkungan tempat tinggal mereka.

Pemulihan dilakukan secara bertahap di Aceh dan wilayah terdampak lainnya. Pekerjaan infrastruktur masih terus berjalan untuk menyelesaikan kebutuhan masyarakat, mulai dari akses jalan, layanan air bersih hingga tempat tinggal.

Dody mengatakan pemulihan tersebut pada akhirnya diarahkan agar masyarakat tidak hanya kembali mendapatkan infrastruktur dasar, tetapi juga memiliki kepastian untuk melanjutkan aktivitas dan kehidupan setelah bencana.

"Yang ingin dikembalikan adalah kehidupan di sekitarnya," pungkas Dody.

Baca Juga: Dana Rehabilitasi Pascabencana Sumatra Sudah Cair Rp 10,6 Triliun, Huntara Baru 93%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×