kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Jokowi Minta Pemda Tak Persulit Perizinan


Kamis, 23 Februari 2023 / 14:19 WIB
Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Jokowi Minta Pemda Tak Persulit Perizinan
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau proyek Jalan Tol Kawasan Inti IKN,?Kalimantan Timur (22/2/2023). Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Jokowi Minta Pemda Tak Persulit Perizinan.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Investasi merupakan kunci untuk pertumbuhan ekonomi setiap negara. Untuk itulah saat ini semua negara berebut agar investasi masuk ke wilayah mereka.

Hal itu dikatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti dikutip dari Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (23/2).

Guna mendorong masuknya investasi kemudahan perizinan harus diperhatikan. Maka Jokowi meminta semua kepala daerah untuk mengecek perizinan berusaha di masing-masing daerah.

Baca Juga: Cek Cara Mengurus IMB di Kecamatan, Syarat, dan Biaya yang Harus Disiapkan

"Oleh sebab itu tolong dicek kembali cek kembali mengenai kemudahan perizinan. Cek kembali," ujarnya dalam Pembukaan Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) tahun 2023.

Pasalnya saat ini dalam praktik kemudahan berusaha Jokowi menilai Indonesia masih tergolong lama. Di mana untuk mengurus perizinan berusaha masih memakan waktu sekitar 260 hari atau berbulan-bulan.

Padahal di era digitalisasi, menurutnya mengenai perizinan berusaha seharusnya hanya membutuhkan hitungan jam hingga hari bukan berbulan-bulan.

"Hitungannya harusnya kalau namanya izin zaman digital seperti ini itu jam, bukan berbulan-bulan, paling lambat itu hari, kalau bisa jam. Bagaimana digitalisasi diperizinan ini di semua provinsi, kabupaten dan kota itu ada," tegasnya.

Baca Juga: Lewat aturan baru kemudahan di KEK, Pemerintah harap persingkat perizinan

Selain soal perizinan, Jokowi menitipkan kepada para kepala daerah mengenai peningkatan belanja produk dalam negeri. Ia meminta belanja produk dalam negeri di pemerintah daerah untuk ditingkatkan.

Adapun potensi belanja produk dalam negeri ialah Rp 1.100 triliun. Kemudian realisasi belanja produk dalam negeri tahun 2022 ialah Rp 762,7 triliun. Ia mendorong pemerintah daerah membelanjakan APBD-nya untuk produk dalam negeri.

"Kita memiliki peluang kurang lebih Rp 1.100 triliun dan di tahun 2022 realisasi di angka Rp 762 triliun, masih ada peluang untuk meningkatkan ini, agar kita bisa membantu UMKM kita naik kelas," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×