Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memberi sinyal positif terkait rencana pemberian kembali insentif untuk pembelian motor listrik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut subsidi motor listrik ditargetkan mulai berlaku paling cepat pada September 2026. Sebelum dipotong subsidi, cek harga motor listrik dari yang termurah hingga termahal.
Namun, kebijakan tersebut belum dapat langsung diterapkan karena pemerintah masih menyiapkan aturan teknis sebagai dasar pelaksanaannya. Salah satu aturan yang masih ditunggu adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi landasan pemberian insentif.
"Harusnya sih September udah jalan itu. Subsidi motor listriknya (berlaku)," kata Purbaya, dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/8/2026).
Purbaya mengatakan Kementerian Keuangan masih perlu berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelum kebijakan tersebut dijalankan. "Dia (Agus Gumiwang) belum bicara sama saya. Saya datengin dia besok," ujar Purbaya.
Dengan demikian, pemerintah belum menetapkan tanggal pasti pemberlakuan subsidi maupun mekanisme penyalurannya.
Tonton: Guru PPPK Bisa Jadi PNS 2027, Pemerintah Siapkan 526 Ribu Formasi
Kemenperin tunggu PMK
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya mengatakan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah siap menjalankan program insentif motor listrik.
Namun, pelaksanaan program tersebut masih menunggu terbitnya PMK dari Kementerian Keuangan.
"Kita tunggu PMK-nya ya. Tunggu PMK-nya. Ya, kamu tahu PMK di mana kan. Tanya aja ke yang jabatnya," kata Agus, Senin (17/8/2026).
Agus menjelaskan, setelah PMK diterbitkan, Kemenperin akan menyesuaikan mekanisme pelaksanaan program dengan ketentuan yang ditetapkan Kementerian Keuangan.
"Kita sudah siap, Kementerian Perindustrian sebagai kementerian teknis sudah siap. Kita tunggu PMK-nya saja. Once PMK-nya selesai, baru kita sesuaikan," ujarnya.
Artinya, kesiapan Kemenperin secara teknis belum cukup untuk membuat subsidi langsung berjalan. Pemerintah masih membutuhkan payung regulasi dari Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Desil DTSEN Diprotes Warga, Verifikasi Lapangan Dinilai Masih Penting
Subsidi motor listrik belum resmi berlaku
Pernyataan kedua menteri tersebut menunjukkan bahwa program subsidi motor listrik masih berada dalam tahap persiapan.
Kemenperin menyatakan siap sebagai kementerian teknis, sedangkan Kemenkeu masih menyelesaikan aturan yang menjadi dasar pemberian insentif.
Jika PMK dapat diterbitkan dan mekanisme pelaksanaan selesai disesuaikan, subsidi motor listrik berpeluang mulai berlaku pada September 2026.
Namun, hingga aturan tersebut diterbitkan, masyarakat belum dapat menganggap subsidi motor listrik telah resmi berjalan.
Rencana pemberian kembali insentif tersebut menjadi perhatian pelaku industri kendaraan listrik. Kebijakan pemerintah diharapkan dapat kembali mendorong permintaan sekaligus mempercepat peralihan masyarakat dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik.
Dengan demikian, perkembangan penerbitan PMK akan menjadi penentu penting bagi kepastian kapan subsidi motor listrik kembali dapat dinikmati konsumen.
Tonton: Bursa Komoditas Baru, Bisakah Indonesia Tentukan Harga Sawit Sendiri?
Daftar harga motor listrik Agustus 2026
Harga motor listrik di Indonesia cukup beragam pada Agustus 2026. Pilihannya mulai dari model dengan harga belasan juta rupiah hingga motor listrik premium yang dibanderol hampir Rp200 juta.
Sejumlah merek juga menawarkan skema kepemilikan baterai yang berbeda. Konsumen dapat memilih motor dengan baterai yang dibeli sekaligus atau menggunakan skema sewa baterai dengan biaya bulanan.
Berdasarkan daftar harga yang dihimpun, Polytron Fox-200 menjadi salah satu motor listrik dengan harga paling terjangkau, yakni mulai Rp12,1 juta untuk OTR Jabodetabek. Laman resmi Polytron juga menunjukkan harga OTR dapat berbeda menurut wilayah.
Sementara itu, di segmen premium terdapat Vespa Elettrica yang dibanderol Rp198 juta. Kawasaki juga menawarkan Z e-1 seharga Rp147,7 juta dan Ninja e-1 Rp150,6 juta.
Dilansir dari Kompas.com, Berikut daftar harga motor listrik yang dapat menjadi referensi konsumen pada Agustus 2026:
| Merek | Model | Harga |
|---|---|---|
| ALVA | N3 sewa baterai | Rp16.500.000 |
| ALVA | N3 Next Gen | Rp31.500.000 |
| ALVA | One XP | Rp31.500.000 |
| ALVA | Cervo 2 Batteries | Rp35.750.000 |
| ALVA | Cervo 2 Baterai Berlangganan | Rp25.000.000 |
| ALVA | Cervo X | Rp43.400.000 |
| ALVA | Cervo X Sewa Baterai | Rp32.900.000 |
| ALVA | Cervo Q | Rp48.000.000 |
| Gesits | Raya E | Rp26.500.000 |
| Gesits | G1 | Rp28.330.000 |
| Gesits | GV1 Standard Range | Rp23.956.000 |
| Gesits | GV1 Long Range | Rp29.900.000 |
| Indomobil eMotor | Sprinto | Rp25.750.000 |
| Indomobil eMotor | Tyranno X | Rp32.800.000 |
| Indomobil eMotor | Tyranno | Rp26.750.000 |
| Indomobil eMotor | Adora | Rp25.150.000 |
| Indomobil eMotor | QT | Rp15.000.000 |
| Indomobil eMotor | QT Pro | Rp18.800.000 |
| Maka | Cavalry | Rp39.500.000 |
| Omoway | Omo X Smart | Rp46.900.000 |
| Omoway | Omo X Smart Long Range | Rp51.900.000 |
| Omoway | Omo X Balance | Rp63.900.000 |
| Omoway | Omo X Balance Pilot | Rp76.900.000 |
| Polytron | Fox-200 sewa baterai | Rp12.100.000 |
| Polytron | Fox-200 beli baterai | Rp21.100.000 |
| Polytron | Fox-350 sewa baterai | Rp16.500.000 |
| Polytron | Fox-350 beli baterai | Rp28.500.000 |
| Polytron | Fox-500 sewa baterai | Rp38.200.000 |
| Polytron | Fox-500 beli baterai | Rp55.700.000 |
| Selis | Neo Scootic | Rp13.500.000 |
| Selis | E-Max | Rp15.500.000 |
| Selis | E-Max Single Lithium | Rp22.000.000 |
| Selis | E-Max Dual Lithium | Rp28.000.000 |
| Selis | Agats SLA | Rp19.900.000 |
| Selis | Agats Single Lithium | Rp29.500.000 |
| Selis | Retro | Rp27.000.000 |
| Selis | New Balis | Rp48.000.000 |
| Selis | New Bromo | Rp52.850.000 |
| United | MT1500 | Rp16.900.000 |
| United | C2000 | Rp23.900.000 |
| United | MX-1200 | Rp16.800.000 |
| United | MX-1200 Lithium Battery | Rp25.000.000 |
| United | T1800 | Rp16.190.000 |
| United | TX-1800 | Rp18.190.000 |
| United | TX-3000 | Rp23.790.000 |
| United | RX6000 | Rp69.900.000 |
| Avand | SC121 | Rp13.500.000 |
| Avand | SC122 | Rp13.900.000 |
| Volta | eX | Rp17.850.000 |
| Volta | 401 Reguler | Rp18.250.000 |
| Volta | Eagle | Rp18.850.000 |
| Volta | Virgo | Rp19.100.000 |
| Volta | Mandala | Rp19.950.000 |
| Volta | Cyrus | Rp20.500.000 |
| Volta | MandalaX | Rp23.900.000 |
| Volta | GV1 | Rp23.956.000 |
| Volta | Patriot X | Rp26.800.000 |
| Yadea | Velax | Rp19.800.000 |
| Yadea | RS20 | Rp16.600.000 |
| Yadea | GT20 | Rp15.500.000 |
| Honda | Icon e: | Rp28.000.000 |
| Honda | EM1 e: | Rp40.000.000 |
| Honda | EM1 e: | Rp40.500.000 |
| Honda | CUV e: | Rp54.450.000 |
| Honda | CUV e: RoadSync Duo | Rp59.650.000 |
| Kawasaki | Z e-1 | Rp147.700.000 |
| Kawasaki | Ninja e-1 | Rp150.600.000 |
| TVS | iQube S | Rp29.900.000 |
| Vespa | Elettrica | Rp198.000.000 |
Keterangan:
-
Harga berdasarkan situs resmi masing-masing perusahaan
-
Harga OTR Jakarta
Harga dapat berubah sewaktu-waktu
https://otomotif.kompas.com/read/2026/08/16/094100415/cek-daftar-harga-motor-listrik-pada-agustus-2026.-mulai-rp-12-jutaan?page=all#page2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













