kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Inilah Daftar Pejabat yang Akan Pertama Pindah Ke IKN, Dimulai September 2024


Rabu, 28 Februari 2024 / 05:00 WIB
Inilah Daftar Pejabat yang Akan Pertama Pindah Ke IKN, Dimulai September 2024
ILUSTRASI. Inilah Daftar Pejabat yang Akan Pertama Pindah Ke IKN, Dimulai September 2024


Reporter: Adi Wikanto, Vendy Yhulia Susanto | Editor: Adi Wikanto

Pemindahan PNS Ke IKN - JAKARTA. Mulai tengah tahun 2024, pemerintah akan memindahkan pejabat aparatur sipil negara (ASN), khususnya para pegawai negeri sipil (PNS) ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Berikut daftar pejabat yang akan dipindahkan ke IKN untuk pertama kali.

Dilansir dari website resmi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) secara intensif mempersiapkan proses pemindahan ASN ke IKN Nusantara, mulai dari SDM hingga ke tata kelola pemerintahannya. Kurang lebih 12.000 pejabat PNS dan ASN lain yang akan pindah ke IKN Nusantara pada gelombang pertama.

Berikut daftar pejabat PNS yang akan pindah ke IKN untuk pertama kali:

  • JPT Madya
  • JPT Pratama
  • Jabatan Administrator
  • Jabatan Fungsional
  • Pelaksana dari 38 Kementerian/lembaga secara bertahap pindah ke IKN sampai dengan Desember 2024.

“Penentuan jumlah Pegawai ASN Instansi Pusat yang akan dipindahkan ke IKN dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan beberapa prinsip, seperti skala prioritas peran atau tugas dan fungsi kementerian/lembaga untuk menjamin efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di IKN,” ujar Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, di Jakarta, Senin (18/02).

Baca Juga: BUMN Karya Panen Proyek IKN, PTPP Peroleh Kontrak Paling Besar, ADHI di Posisi Kedua

Disampaikan bahwa terdapat beberapa tahapan dalam menentukan ASN yang akan dipindahkan ke IKN. Pertama, Kementerian PANRB telah melakukan analisis untuk menapis (memfilter) kementerian/lembaga mana saja, dan unit kerja yang prioritas untuk dipindahkan pada prioritas pertama ke IKN. Hal tersebut untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan tetap dapat berjalan efektif pada masa awal pemindahan, tentunya didukung dengan digitalisasi sistem pemerintahan.

Kedua, masing-masing kementerian/lembaga memilah secara mandiri jabatan dan ASN yang akan dipindahkan dengan berbasis pola penapisan dari KemenPANRB tersebut. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan pegawai ASN yakni harus menguasai literasi digital, memiliki kemampuan multitasking, serta mampu menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Sementara itu perihal hunian bagi ASN, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Sehingga diharapkan para ASN mendapatkan unit hunian apartemen ataupun rumah susun yang sifatnya kedinasan, dan tidak perlu membayar sewa.

Baca Juga: Otorita IKN Jalin Kerjasama dengan Otorita Canberra,Sepakati Kerjasama Bangun Ibukota

Untuk kloter pertama pemindahan pada bulan Juli 2024, Kementerian PANRB mengusulkan kepada Kementerian Keuangan terkait kemungkinan pegawai ASN untuk diberikan insentif berupa tunjangan pionir. Hal ini sebagai bentuk apresiasi bagi Pegawai ASN, mengingat pada tahap awal pemindahan IKN belum tersedia dukungan-dukungan infrastruktur dan kebutuhan pokok selengkap di Jakarta.

“Pada dasarnya Pegawai ASN siap untuk dipindahkan ke IKN. Adapun yang menjadi satu hal yang penting yang saat kita terus koordinasikan dan matangkan dengan OIKN dan Kementerian PUPR adalah ketersediaan hunian bagi ASN yang akan pindah. Selain itu, kami juga terus berkoordinasi untuk memastikan mengenai infrastruktur pendukung seperti ruang kantor, infrastruktur jaringan, dan sistem yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan peran Pegawai ASN yang ada di IKN dan efektivitas komunikasi dengan kantor yang masih ada di Jakarta,” ucapnya.

Selain menerapkan konsep kota pintar atau smart city, tata kelola pemerintahan di IKN Nusantara juga didukung dengan green design, green building, serta green open space. Di IKN, Anas menjelaskan bahwa penerapan shared services berupa pusat pelayanan berbagi pakai yang efektif dilakukan melalui penerapan sistem kerja yang fleksibel dan kolaboratif didukung penerapan shared office, shared system serta fasilitas pendukung kerja dan mobilitas yang memadai.

Penerapan shared office, yaitu pengelolaan fasilitas gedung dan bangunan secara terpadu, dengan pemanfaatan secara bersama dengan menyediakan co-working space bagi ASN maupun tamu

Pembangunan kelima di IKN

Di tengah persiapan pemindahan PNS ke IKN, pemerintah juga gencar membangun proyek insfrastruktur di IKN. Terbaru, akan berlangsung peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek kelima di IKN.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan, groundbreaking kelima di IKN akan dilakukan pada Kamis dan Jumat pekan ini. Adapun proyek yang akan dilakukan groundbreaking di antaranya terkait sektor perbankan.

"(Nilai investasinya) Sedang dihitung, sektornya terutama perbankan," ujar Bambang di Istana Kepresidenan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×