kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Ini usulan ekonom Indef agar Indonesia bisa keluar dari jurang resesi


Minggu, 06 September 2020 / 18:15 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Opini - Menghindari Jebakan Resesi


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

"Banyak negara yang melakukan pemangkasan bunga acuan sebagai strategi menurunkan tingkat bunga kredit, sekaligus agar para deposan memindahkan dana dari bank ke investasi di sektor riil," tambahnya.

Lebih lanjut, Bhima masih belum bisa memprediksi kapan pastinya Indonesia bisa keluar dari jurang resesi ini. Ia pun menekankan, agar resesi tidak berlanjut menjadi depresi, maka Idnonesia perlu menekan kurva kasus positif pandemi agar flat bahkan turun, juga meningkatkan efektivitas belanja pemerintah untuk stimulus daya beli masyarakat.

Baca Juga: Pertumbuhan ekonomi minus, pengusaha minta tak ada kenaikan upah tahun depan

Sebagai tambahan informasi, pertumbuhan Indonesia pada kuartal I-2020 adalah sebesar 2,97% yoy. Pertumbuhan ini mengalami kontraksi 2,41% dibandingkan kuartal IV-2020.

Pada kuartal II-2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali turun dari kuartal sebelumnya dan bahkan masuk ke zona negatif, yaitu minus 5,32% yoy dan menjadi yang terendah sejak kuartal I-1999 yang kontraksi sebesar 6,13% yoy.

Dengan menggunakan definisi resesi yang pertumbuhan negatif dua kuartal berturut-turut, bila pada kuartal III-2020 Indonesia masih tetap tumbuh negatif, maka Indonesia akan masuk ke jurang resesi pada kuartal tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×