kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Ini tiga pintu masuk turis asing yang turun hampir 100% selama pandemi


Selasa, 02 Juni 2020 / 13:39 WIB
ILUSTRASI. Penumpang pesawat membawa barang bawaannya di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat (20/3/2020). Sebanyak 181.053 orang penumpang rute internasional tercatat tiba di bandara tersebut pada periode 1-19 Maret


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2020 hanya tinggal 160.000 orang. Hal ini diketahui menjadi salah satu dampak dari Pandemik Covid-19 ke industri pariwisata.

Akibat Covid-19, beberapa pintu masuk besar pada angkutan udara di Indonesia harus di tutup sehingga membuat jumlah kunjungan wisman menurun drastis.

Baca Juga: BPS: Inflasi bulan Mei sangat rendah meski ada Idul Fitri

Kepala BPS, Suhariyanto menyampaikan, pada April 2020 ini ada beberapa pintu masuk bagi wisman yang mengalami penurunan hampir 100%.

Misalnya saja, pintu masuk pada Soekarno Hatta penurunannya secara year on year (yoy) mencapai 99,79%. Sedangkan dibandingkan bulan Maret 2020 juga menurun 99,21%.

Ada juga pintu masuk dari Bandara Ngurah Rai yang menurun hingga 99,82% mom dan 99,94% secara tahunan. Demikian juga pada Bandara Juanda yang ikut menurun 99,64% mom dan secara tahunan menurun 99,89%.

Baca Juga: BPS: Jumlah kunjungan Wisman ke Indonesia hanya 160.000 orang pada April 2020

“Dampak Covid-19 ini pada kunjungan wisman melalui pintu masuk transportasi udara betul-betul luar biasa penurunannya. Karena semua negara menerapkan protokol kesehatan yang diwajibkan,” Terangnya dalam live conference, Selasa (2/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×