kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ini kronologis bentrok AMPG di rapat pleno Golkar


Selasa, 25 November 2014 / 16:39 WIB
ILUSTRASI. Simak syarat dan ketentuan promo Eraspace bayar pakai kartu kredit Jenius


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kericuhan terjadi jelang rapat pleno pembahasan Musyawarah Nasional IX di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (25/11/2014) sore. Puluhan orang yang mengklaim sebagai Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pimpinan Yorrys Raweyai memukul dan melempari kelompok yang mengklaim sebagai AMPG resmi.

Kelompok pimpinan Yorrys berpakaian sipil datang dan bergerombol di tempat parkir kantor DPP Partai Golkar sejak siang hari. Kubu lain yang mengenakan seragam loreng kuning dan pita merah datang kira-kira pukul 15.30 dan berbaris rapi. Kedua kubu saling berhadap-hadapan mengapit kumpulan wartawan yang menunggu pelaksanaan rapat pleno.

Kelompok Yorrys berteriak, "Hidup AMPG!" Sementara kelompok lainnya diam dalam barisan. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin sempat melewati kerumunan massa tersebut. Demikian pula Ketua DPP Partai Golkar, Rizal Mallarangeng.

Situasi itu hanya berlangsung lima menit. Kelompok Yorrys kemudian berteriak ke arah kelompok seberang. "Bubar! Bubar!" Hal itu diikuti dengan serangan dari kelompok Yorrys ke kelompok lain. Mereka memukul dengan tangan, kayu, dan gesper. Ada pula yang melemparkan batu dan helm sehingga membuat kelompok lainnya melarikan diri. Kelompok penyerang juga merusak sejumlah sepeda motor yang diparkir di tempat tersebut.

Yorrys sudah tiba di lokasi tersebut, tetapi tidak tampak pada saat kejadian. Adapun Rizal sempat menyaksikan kejadian tersebut. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×